BERITA TERKINI
Lima Film Serial Killer Terbaik Era 2000-an untuk Tontonan Halloween

Lima Film Serial Killer Terbaik Era 2000-an untuk Tontonan Halloween

Memasuki bulan Oktober, banyak orang mulai menyiapkan daftar tontonan horor untuk menyambut Halloween. Jika bosan dengan film bertema hantu, subgenre serial killer bisa menjadi alternatif karena menghadirkan teror yang terasa lebih nyata dan menegangkan. Era 2000-an kerap disebut sebagai salah satu masa keemasan film serial killer, melahirkan sejumlah judul yang tetap dibicarakan hingga kini.

Berikut lima film serial killer terbaik dari era 2000-an yang bisa dijadikan pilihan tontonan.

1. No Country For Old Men (2007)
Berlatar 1980 di Texas Barat, Amerika Serikat, film ini mengikuti Llewelyn Moss, veteran Vietnam yang bekerja sebagai tukang las. Ia menemukan koper berisi uang tunai 2 juta dollar AS di gurun dan memutuskan mengambilnya. Keputusan itu membuatnya diburu pembunuh bayaran bernama Anton Chigurh, sosok yang dikenal dengan logika moralnya yang ganjil dan tindakan yang sadis. Sheriff Ed Tom Bell yang sudah lanjut usia kemudian menyelidiki rangkaian kasus yang ditinggalkan Chigurh. Film ini dibintangi Josh Brolin, Javier Bardem, dan Woody Harrelson, serta mengeksplorasi tema takdir, moralitas, dan kemerosotan nilai manusia.

2. Monster (2003)
Film yang mengantarkan Charlize Theron meraih piala Oscar pertamanya untuk kategori Best Actress ini mengangkat kisah Aileen Wournos. Theron memerankan Wournos, seorang pekerja seks komersial yang membunuh beberapa klien laki-lakinya di Florida sepanjang 1989—1990. Film besutan Patty Jenkins ini diangkat dari kisah nyata dan turut menyorot hubungan Wournos dengan Selby Wall. Monster dikenal sebagai salah satu film thriller serial killer yang masih bertahan dalam ingatan penonton hingga kini, dipuji karena penggambaran perjuangan bertahan hidup yang sekaligus mengerikan.

3. Identity (2003)
Badai dahsyat memaksa sepuluh orang asing berlindung di sebuah motel terpencil di Nevada, Amerika Serikat. Para tamu datang dari latar berbeda—mulai dari sopir limo, polisi, aktris veteran, narapidana, hingga pengantin baru. Situasi yang semula tampak aman berubah ketika mereka menyadari ada seseorang yang membunuh para tamu satu per satu. Identitas serta motif masing-masing tokoh dibangun dengan nuansa mencurigakan. Film ini menampilkan kemampuan James Mangold dalam mengemas kisah serial killer dari sudut pandang yang tidak biasa, dengan akhir yang dikenal mengejutkan.

4. The Chaser (2008)
Bagi yang ingin mencoba thriller di luar film Barat, The Chaser karya Na Hong Jin menjadi pilihan dari Korea Selatan. Ceritanya berpusat pada seorang germo eksentrik yang menyadari beberapa perempuan pekerja seksnya menghilang. Saat menyelidiki, ia menemukan dugaan adanya pembunuh berantai di balik kejadian tersebut. Ia hanya memiliki waktu 12 jam untuk menemukan bukti dan menangkap pelakunya. Film ini dikenal kelam dan menegangkan.

5. American Psycho (2000)
Berlatar Manhattan pada 1987, American Psycho mengikuti Patrick Bateman, seorang bankir investor kaya yang menjalani kehidupan ganda sebagai pembunuh berantai. Di luar, Bateman tampak seperti pebisnis elit, namun diam-diam ia menjadi penguntit dan pembunuh, terutama terhadap perempuan, dengan cara yang mengerikan. Film garapan Mary Harron ini dibintangi Christian Bale, sekaligus menyindir budaya yuppie, konsumerisme, dan kekosongan moral. Film ini kemudian dikenal sebagai salah satu cult classic.

Meski Halloween baru berlangsung di akhir Oktober, menyiapkan daftar tontonan sejak awal bulan menjadi salah satu cara untuk membangun suasana. Lima film di atas dapat menjadi referensi bagi penonton yang mencari horor dengan ketegangan berbasis ancaman manusia.