Rasa bahagia kerap menjadi hal yang dicari banyak orang. Namun dalam keseharian, suasana hati tidak selalu berada pada kondisi terbaik. Karena itu, upaya menghadirkan nuansa positif—terutama saat mood menurun—sering kali dibutuhkan.
Sejumlah langkah sederhana yang dikutip dari Lifehack.org disebut didukung temuan ilmiah dan dapat dicoba untuk membantu meningkatkan perasaan lebih baik. Berikut rangkumannya.
1. Kurangi penggunaan ponsel
Sebuah studi dari Kent State University yang menyurvei lebih dari 500 siswa menemukan bahwa penggunaan ponsel yang sering dikaitkan dengan nilai yang lebih rendah, kecemasan yang lebih tinggi, dan kebahagiaan yang berkurang.
Psikolog klinis berlisensi sekaligus profesor psikologi di Universitas Negeri California di Los Angeles, Ramani Durvasula, PhD, menjelaskan bahwa orang yang menghabiskan lebih banyak waktu mengakses ponsel kemungkinan memiliki lebih sedikit kontak langsung dengan jejaring sosial di dunia nyata. Selain itu, paparan perbandingan sosial di layar juga dapat membuat seseorang merasa hampa.
2. Luangkan waktu untuk kehidupan sosial
Keterlibatan dalam kehidupan sosial tidak hanya soal menyambung komunikasi. Berbaur dan menjalin interaksi langsung disebut dapat membantu menghadirkan rasa bahagia sekaligus membuat hidup terasa lebih bermakna.
Gilbert, profesor psikologi di Universitas Harvard, pernah menyampaikan pandangannya: “kami bahagia saat kami memiliki keluarga, kami bahagia saat memiliki teman, dan hampir semua hal lain yang kami pikir membuat kami bahagia sebenarnya hanyalah cara untuk mendapatkan lebih banyak keluarga dan teman.”
3. Tingkatkan kualitas tidur
Tidur tidak hanya memengaruhi kondisi tubuh, tetapi juga perasaan. Studi dari BPS Research Digest pada 2011 menunjukkan bahwa tidur dapat memengaruhi kebahagiaan. Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang tidur siang tidak peka terhadap emosi negatif, namun lebih responsif terhadap emosi positif.
Temuan itu juga menunjukkan kurang tidur dapat memicu masalah emosional, sementara peningkatan tidur dapat memberi keuntungan emosional. Dengan kata lain, kualitas tidur yang baik dapat membuat seseorang lebih positif dan merasa lebih bahagia.
4. Lakukan latihan fisik
Penelitian yang dikutip dalam buku The Happiness Advantage menyoroti pentingnya olahraga terhadap tingkat kebahagiaan. Studi tersebut membandingkan tiga kelompok pasien depresi: kelompok yang hanya mendapat obat, kelompok yang mendapat kombinasi olahraga dan obat, serta kelompok yang mendapat terapi olahraga saja.
Hasilnya, tingkat kekambuhan depresi paling kecil ditemukan pada pasien yang berolahraga. Temuan ini mengindikasikan olahraga memiliki efek besar dalam mengurangi depresi, sehingga dapat berpengaruh pada rasa bahagia.
Studi lain dalam Journal of Health Psychology juga menemukan bahwa orang yang berolahraga cenderung lebih bahagia karena mereka merasa lebih baik terhadap tubuhnya.
5. Alokasikan waktu di luar ruangan
Pengajar dari Universitas Harvard dan Wharton School of Business, Shawn Achor, menulis dalam bukunya The Happiness Advantage bahwa menghabiskan setidaknya 20 menit di luar ruangan saat cuaca baik tidak hanya meningkatkan suasana hati yang positif, tetapi juga memperluas pemikiran dan meningkatkan memori kerja.
- Mengurangi waktu layar dapat membantu menekan kecemasan dan mengurangi perbandingan sosial.
- Interaksi sosial langsung dapat membuat hidup terasa lebih bermakna.
- Kualitas tidur yang baik berkaitan dengan respons emosi yang lebih positif.
- Olahraga disebut berkontribusi menurunkan depresi dan meningkatkan rasa nyaman terhadap tubuh.
- Berada di luar ruangan minimal 20 menit saat cuaca baik dapat mendukung suasana hati dan fungsi kognitif.
Lima langkah di atas dapat menjadi opsi sederhana untuk dicoba ketika suasana hati sedang menurun, dengan catatan setiap orang bisa merasakan dampak yang berbeda.

