BERITA TERKINI
Lima Aroma yang Disebut Dapat Meningkatkan Rasa Bahagia, dari Pinus hingga Pepermin

Lima Aroma yang Disebut Dapat Meningkatkan Rasa Bahagia, dari Pinus hingga Pepermin

Setiap orang memiliki aroma favorit yang kerap memunculkan rasa nyaman, nostalgia, atau kenangan tertentu. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa beberapa jenis wewangian berkaitan dengan perasaan lebih rileks dan gembira, sehingga kerap disebut sebagai “aroma kebahagiaan”.

Berikut lima aroma yang dalam sejumlah studi dikaitkan dengan peningkatan suasana hati dan penurunan stres.

1. Pinus

Aroma pinus sering diasosiasikan dengan suasana alam dan musim dingin. Sejumlah temuan ilmiah mengaitkannya dengan penurunan stres. Studi dalam jurnal Public Health meneliti kebiasaan berjalan-jalan di hutan di Jepang yang dikenal sebagai shinrin-yoku atau “mandi hutan”.

Dalam penelitian tersebut, depresi dan kecemasan dilaporkan berkurang secara signifikan pada hari-hari ketika peserta berjalan melewati hutan pinus. Temuan ini memperkuat anggapan bahwa menikmati aroma alam dapat membantu meningkatkan rasa nyaman dan bahagia.

2. Rumput yang baru dipotong

Aroma rumput yang baru dipotong juga dikaitkan dengan efek positif pada kesehatan mental dan fisik. Peneliti di University of Queensland menemukan bahwa senyawa kimia yang dilepaskan dari rumput yang baru dipotong diduga dapat membuat seseorang merasa lebih bahagia dan lebih rileks.

Bahkan, beberapa peneliti disebut berupaya membotolkan aroma tersebut dalam bentuk semprotan yang menurut mereka berpotensi membantu mencegah penurunan mental akibat penuaan.

3. Lavender

Lavender telah lama dikenal sebagai aroma yang menenangkan. Wewangian ini kerap digunakan untuk membantu meredakan ketegangan dan membuat tubuh lebih rileks.

Sebuah studi terhadap 42 mahasiswi yang dilaporkan dalam jurnal Taehan Kanho Hakhoe Chi menemukan bahwa wewangian lavender efektif meredakan masalah tidur dan depresi pada partisipan, sehingga sering dikaitkan dengan perbaikan suasana hati.

4. Vanila

Vanila dikenal dengan aroma lembut dan manis yang banyak disukai. Selain dianggap unik, vanila juga dikaitkan dengan peningkatan rasa gembira dan relaks.

Dalam penelitian yang diterbitkan dalam Proceedings of ISOT / JASTS 2004, peserta yang menghirup aroma biji vanila dilaporkan mengalami peningkatan perasaan gembira dan rileks. Hasil ini diperoleh melalui pengukuran pemetaan suasana hati yang mencakup spektrum emosi, dari kebahagiaan dan stimulasi hingga sikap apatis dan iritasi.

5. Pepermin

Minyak dari daun pepermin kerap digunakan sebagai aromaterapi. Aroma ini dikenal dapat meningkatkan mood serta merangsang pikiran dan tubuh.

Penelitian dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition melaporkan bahwa atlet yang mencium aroma pepermin mengalami peningkatan performa atletik dan pernapasan yang lebih baik.

Dengan beragam temuan tersebut, tidak mengherankan bila aroma-aroma ini menjadi favorit banyak orang. Meski begitu, preferensi wewangian tetap bersifat personal dan dapat berbeda pada setiap individu.