BERITA TERKINI
Lebaran Depok Diproyeksikan Masuk Perda untuk Jadi Agenda Resmi Daerah

Lebaran Depok Diproyeksikan Masuk Perda untuk Jadi Agenda Resmi Daerah

Perhelatan Lebaran Depok mulai diarahkan menjadi agenda resmi daerah yang berkelanjutan. Hal itu disampaikan panitia pelaksana, Hendrik Tangke Allo, dalam sambutan pada hari kedua kegiatan Lebaran Depok di Alun-alun Kota Depok, Rabu (6/5/2026).

Di hadapan warga yang memadati lokasi acara, Hendrik menilai Lebaran Depok tidak lagi sebatas seremoni tahunan, melainkan simbol kebangkitan identitas budaya lokal yang selama ini dinilai belum terwadahi secara utuh. Ia menekankan pentingnya arah yang jelas dan keberlanjutan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurut Hendrik, panitia bersama unsur legislatif dan pemerintah daerah tengah menyiapkan langkah strategis untuk mendorong Lebaran Depok masuk dalam Peraturan Daerah (Perda). Jika masuk Perda, kegiatan ini disebut akan memiliki kepastian hukum sebagai agenda tetap Kota Depok.

Ia mengatakan, payung hukum diperlukan agar pelaksanaan Lebaran Depok tidak bergantung pada kebijakan sesaat, melainkan menjadi bagian dari pembangunan kebudayaan daerah yang lebih terstruktur. Hendrik menegaskan, penguatan regulasi diharapkan membuat Lebaran Depok tetap berjalan siapapun pemimpinnya.

Dalam kesempatan itu, Hendrik juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Panitia Hamzah dan seluruh jajaran panitia, serta menilai dukungan berbagai pihak—mulai dari pemerintah daerah hingga sponsor—berperan dalam terselenggaranya acara secara meriah dan tertib.

Selain aspek budaya, Hendrik menyoroti dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil. Kehadiran ratusan pelaku UMKM di area kegiatan disebut ikut menggerakkan ekonomi lokal sekaligus membuka ruang promosi yang lebih luas.

Hendrik menyatakan optimistis sinergi budaya dan pembangunan ekonomi dapat semakin kuat. Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat kolaborasi dan kebanggaan terhadap budaya lokal.

Rangkaian Lebaran Depok dijadwalkan masih berlangsung hingga puncak acara pada akhir pekan, dengan berbagai pertunjukan budaya, hiburan rakyat, serta partisipasi masyarakat yang terus memadati kawasan alun-alun.