BERITA TERKINI
Kwarcab Pramuka Maros Kebut Seleksi Peserta Jambore Nasional Jelang Batas Lapor 31 Mei 2026

Kwarcab Pramuka Maros Kebut Seleksi Peserta Jambore Nasional Jelang Batas Lapor 31 Mei 2026

Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Maros mulai bergerak cepat menyiapkan seleksi peserta Jambore Nasional meski kepengurusan periode baru belum resmi dilantik. Tenggat pelaporan peserta ke Kwartir Nasional yang jatuh pada 31 Mei 2026 membuat agenda tersebut menjadi prioritas utama.

Ketua terpilih Kwarcab Maros, Muetazim Mansyur, memimpin rapat konsolidasi awal bersama ratusan calon pengurus di Baruga A Kantor Bupati Maros, Rabu (29/4/2026). Rapat itu diarahkan untuk menyusun langkah menghadapi batas waktu seleksi dan pelaporan peserta.

“Waktu kita sangat terbatas, jadi semua harus langsung bergerak,” ujar salah satu pengurus dalam rapat tersebut.

Dalam forum itu, tim formatur juga mengumumkan nama-nama calon andalan yang akan diajukan ke Kwartir Daerah (Kwarda) Sulawesi Selatan untuk penerbitan surat keputusan (SK). Muetazim menekankan pentingnya kerja kolektif dan meminta seluruh pengurus mengesampingkan perbedaan posisi.

“Tidak ada sekat. Semua adalah andalan yang punya tanggung jawab sama untuk memajukan Pramuka Maros,” tegasnya.

Selain agenda Jambore Nasional, Kwarcab Maros juga menunggu jadwal resmi pelantikan pengurus yang direncanakan berlangsung pada awal Mei 2026.

Untuk Jambore Nasional, Maros disebut memperoleh kuota 32 peserta, terdiri dari 16 putra dan 16 putri, ditambah pembina pendamping. Bakal Sekretaris Kwarcab Maros, Ardiansyah Hasbi, menyampaikan sejumlah bidang sudah mulai bekerja meski pelantikan belum dilakukan.

“Seleksi harus segera berjalan. Tidak bisa menunggu pelantikan,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Pusdiklatda, Andi Fahry Makkasau, mengingatkan agar capaian Kwarcab Maros sebagai tiga besar terbaik di Sulawesi Selatan dapat dipertahankan. Ia menilai hal itu menjadi tantangan bagi pengurus baru untuk menjaga sekaligus meningkatkan prestasi.

“Ini tantangan bagi pengurus baru untuk tidak hanya menjaga, tapi juga meningkatkan prestasi,” ujarnya.

Kepengurusan Kwarcab Maros periode 2026–2031 diperkirakan akan diisi sekitar 90 orang yang akan menjadi ujung tombak pembinaan kepramukaan di daerah tersebut.