Komunitas South Borneo BMW Enthusiast (SBBE) memiliki agenda touring yang disebut berbeda dibanding klub lain. Jika umumnya perjalanan dilakukan di dalam negeri, SBBE juga rutin menggelar touring lintas negara, memanfaatkan posisi Kalimantan yang berdekatan dengan Brunei Darussalam dan Malaysia.
Divisi Touring SBBE, Arie, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi ciri khas komunitasnya. Pernyataan itu ia sampaikan dalam acara Ngobrol Bareng Komunitas di Pro 1 RRI Banjarmasin, Sabtu (25/4/2026).
Selain touring lintas negara, SBBE juga mengikuti agenda touring yang disusun BMW Car Club Indonesia (CCI) sebagai klub induk BMW di Indonesia. Arie menyebut salah satu agenda nasional yang menjadi perhatian adalah Bimmer Fest, yang lokasinya dapat berganti-ganti, seperti Lombok, Bali, dan daerah lainnya. Menurutnya, kegiatan itu menjadi ajang berkumpulnya para pecinta BMW dari berbagai daerah di Indonesia hingga mencapai ribuan orang.
Arie juga mengungkap pengalaman touring yang paling berkesan baginya, yakni MJKK 1, singkatan dari “menaklukkan jalur kejam Kalimantan satu”. Ia mengatakan kegiatan tersebut membawa misi untuk mempersatukan pecinta BMW dalam satu kawasan Borneo.
Dalam touring pertama MJKK 1, rombongan melakukan perjalanan hingga ke Serawak. Arie menyebut dirinya bertanggung jawab terhadap penentuan jalur sekaligus membangun relasi di lokasi tujuan, dengan dukungan rekan-rekan komunitas. Saat itu, SBBE menggunakan tiga unit BMW, yakni BMW E30 milik Imam Taufiq, serta dua unit BMW E36 milik Haji Arif dan milik Arie.
Terkait persiapan, Arie mengatakan pemeriksaan kendaraan dilakukan sekitar satu hingga dua minggu sebelum keberangkatan. Pemeriksaan atau “scrut” mencakup kelayakan mesin, kelengkapan kendaraan, kondisi ban, dan aspek lain yang diperlukan untuk perjalanan.
Ia juga menekankan pentingnya memastikan komponen yang sudah berumur untuk diperemajakan, serta menyarankan pemilik kendaraan memahami kebutuhan mobil masing-masing, terutama dari sisi keamanan. Menurutnya, mekanik memiliki peran penting karena lebih memahami aspek teknis pemeriksaan kendaraan.