BERITA TERKINI
Komite Film DKJ Gelar Next Scene Kids & Youth Film Festival di TIM

Komite Film DKJ Gelar Next Scene Kids & Youth Film Festival di TIM

Komite Film Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bersama inisiatif kreator, pengajar, dan pegiat film akan menggelar Next Scene Kids & Youth Film Festival di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, pada 22–24 Agustus 2025.

Ketua Komite Film DKJ, Sugar Nadia Azier, mengatakan festival film khusus anak dan remaja kian penting di tengah masifnya era digital yang didominasi konten media sosial dan internet. Menurutnya, konten hiburan yang beredar tidak selalu sesuai usia maupun kebutuhan perkembangan anak dan remaja, sementara tontonan ramah anak dan remaja di Indonesia masih terbatas.

Ia menilai anak-anak dan generasi muda membutuhkan program yang memupuk imajinasi, kreativitas, serta pertukaran pengetahuan. Festival ini, kata Sugar, dihadirkan untuk menjawab kebutuhan ruang yang berfokus pada anak dan remaja, sekaligus menawarkan wawasan global dan memperkuat identitas budaya melalui sinema.

Pada tahun pertama penyelenggaraannya, festival ini menghadirkan sejumlah program. Kids Scene menayangkan film pendek untuk anak usia delapan tahun ke atas dan semua umur. Youth Scene menampilkan film yang mencerminkan kehidupan sehari-hari remaja dengan perspektif segar. Future Scene menjadi kompetisi film pendek karya remaja dengan batas usia maksimal 22 tahun, terbuka bagi pelajar dan sineas independen muda.

Program lainnya adalah Global Scene, yang menyajikan film internasional dengan subtitle dan cerita sesuai usia untuk menghubungkan penonton muda dengan dunia. Selain itu, Play Scene menghadirkan kegiatan hands-on seperti kelas kreatif dan storytelling untuk anak-anak.

Menurut Sugar, festival ini menerima pendaftaran 76 film dari 13 negara. Setelah melalui proses kurasi, 32 film terpilih akan diputar selama festival di Teater Wahyu Sihombing, Bioskop Kineforum–Teater Asrul Sani & Teater Sjuman Djaya, serta ruang latihan Seni Rupa di TIM.

Sugar menyebut Next Scene Kids & Youth Film Festival sebagai jawaban atas kebutuhan konten yang aman dan bermakna bagi anak dan remaja di Indonesia, sekaligus wadah yang mendorong generasi muda untuk berkreasi dan memahami dunia melalui sinema. Ia menambahkan, sinema dapat menjadi alat untuk membentuk pemikiran kritis dan kreatif, sehingga festival ini diharapkan memperluas akses anak-anak dan remaja pada cerita yang relevan dan membangun.