Penyanyi-penulis lagu asal Malaysia, JessC, menutup rangkaian My Style World Tour lewat konser penutup di kampung halamannya, Kuala Lumpur. Pertunjukan tersebut menandai akhir tur dunia yang berlangsung selama satu tahun.
Konser penutup itu disambut ribuan penonton. Di panggung, JessC membawakan hampir 40 lagu dalam lima bahasa—Mandarin, Indonesia, Inggris, Jepang, dan Kanton—yang menegaskan identitasnya sebagai musisi multibahasa. Cuplikan penampilan konser tersebut kemudian cepat beredar di media sosial dan menjadi perbincangan di kalangan pecinta musik.
Meski tur telah rampung, agenda JessC disebut tetap padat. Setelah jeda singkat beberapa hari, ia kembali aktif melalui keterlibatannya dalam produksi teater musikal Butterfly Lovers dan Tearless Sky, sembari mempersiapkan proyek-proyek besar untuk tahun 2026.
JessC menargetkan perilisan tiga album baru pada 2026 dalam bahasa Mandarin, Inggris, dan Indonesia. Setelah itu, ia berencana kembali menggelar tur dunia terbaru pada paruh kedua tahun tersebut.
“Musik selalu menjadi cara saya berkomunikasi dengan dunia. Respons positif terhadap rilisan multibahasa tahun lalu memberi saya kepercayaan diri yang besar. Rencana tahun ini memang ambisius, tetapi saya ingin terus berbagi emosi lintas budaya dan menyampaikan rasa syukur itu secara langsung kepada penonton melalui tur mendatang,” ujar JessC.
Dalam proses rekaman proyek terbarunya, JessC menyatakan akan memulai dari lagu-lagu berbahasa Indonesia. Ia menyebut keputusan itu dilandasi kedekatan emosional yang terbangun lewat dukungan penggemar Indonesia, serta interaksi yang intens dengan media dan stasiun radio Indonesia sepanjang tahun lalu.
“Setiap interaksi terasa tulus dan bermakna. Saya ingin membalas cinta tersebut lewat musik, sekaligus mengingatkan diri sendiri untuk tetap setia pada niat awal dan terus berani mengeksplorasi,” tuturnya.
Album Indonesia pertamanya, Dekati, yang dirilis tahun lalu, disebut mendapat respons positif. Sejumlah lagu dari album tersebut—Dekati, Tak Terpisah, Expose, dan Demi Impian—berhasil menembus tangga lagu radio di Indonesia.
Saat ini, JessC tengah mempromosikan single terakhir dari album tersebut, Cinta Tanpa Batas. Lagu pop bertema cinta tanpa sekat itu diharapkan dapat kembali menyentuh pendengar sekaligus memperkuat pencapaian album Dekati di berbagai tangga lagu radio Indonesia.
Dengan rencana rilisan baru, keterikatan yang kian kuat dengan Indonesia, serta agenda tur global yang disiapkan, tahun 2026 disebut menjadi babak baru dalam perjalanan musik internasional JessC.

