BERITA TERKINI
Harga Tiket Melonjak, Coachella 2026 Makin Identik dengan Gaya Hidup Mewah

Harga Tiket Melonjak, Coachella 2026 Makin Identik dengan Gaya Hidup Mewah

INDIO, CALIFORNIA – Festival Musik dan Seni Coachella 2026 kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai ajang musik, tetapi juga simbol gaya hidup kelas atas. Lonjakan harga tiket hingga fasilitas pendukung tahun ini memicu perbincangan tentang batas antara aksesibilitas dan eksklusivitas di kalangan penikmat festival.

Untuk kategori resmi, tiket General Admission (GA) dibuka mulai Rp8,5 juta, sementara VIP Pass dijual seharga Rp18,5 juta. Meski harganya tinggi, antusiasme tidak mereda. Seluruh kuota tiket resmi dilaporkan habis terjual hanya dalam waktu satu minggu, yang kemudian mendorong kenaikan harga di pasar sekunder.

Di pasar reseller, tiket akhir pekan rata-rata ditawarkan sekitar Rp30 juta. Bahkan, beberapa listing untuk akses khusus tercatat berada pada kisaran Rp105 juta hingga Rp122 juta per tiket.

Pengeluaran pengunjung tidak berhenti pada tiket masuk. Di area Empire Polo Club, Coachella menyediakan beragam opsi premium bagi mereka yang menginginkan kenyamanan lebih. Sewa loker VIP dipatok Rp1,4 juta–Rp1,5 juta. Sementara makan malam di Rose Garden disebut mencapai Rp5,7 juta. Adapun rata-rata belanja untuk makanan, minuman, dan merchandise dilaporkan berkisar Rp5,6 juta per orang.

Biaya akomodasi menjadi pos pengeluaran terbesar selama festival. Rumah sewa untuk grup di sekitar Indio dibanderol mulai Rp46 juta hingga Rp122 juta. Untuk kalangan ultra-kaya, tersedia rumah mewah dengan fasilitas lengkap yang disewakan hingga Rp2,3 miliar untuk durasi festival.

Tren harga Coachella 2026 memperlihatkan pergeseran nilai sebuah festival musik. Penyelenggara dinilai tidak lagi hanya menjual pengalaman menonton deretan artis, tetapi juga akses, kenyamanan, serta kelangkaan tiket yang meningkatkan nilai gengsi. Dalam konteks ini, kehadiran di Coachella juga dipandang sebagai bagian dari validasi gaya hidup, termasuk di media sosial.