BERITA TERKINI
Han Kang Siap Terbitkan Kumpulan Esai Baru 'Light and Thread' Usai Raih Nobel Sastra 2024

Han Kang Siap Terbitkan Kumpulan Esai Baru 'Light and Thread' Usai Raih Nobel Sastra 2024

Penulis asal Korea Selatan, Han Kang, dikabarkan bersiap merilis buku terbaru dalam waktu dekat. Karya ini akan menjadi perilisan pertamanya setelah menerima Hadiah Nobel Sastra pada Desember 2024.

Buku mendatang tersebut dilaporkan berupa kumpulan esai berjudul Light and Thread dan dijadwalkan terbit pada 24 April 2025 melalui penerbit Moonji Publishing Co. Penerbitan ini disebut sebagai judul kesembilan dalam serial esai Han Kang yang dirilis oleh Moonji.

Light and Thread juga akan menggunakan judul yang sama dengan ceramah Han Kang di Stockholm sebelum ia menerima Nobel. Buku ini direncanakan terdiri dari 10 bagian yang memuat isi ceramahnya pada rangkaian acara Nobel, puisi-puisi yang pernah diterbitkan sebelumnya, serta esai bergaya buku harian yang menampilkan pengalamannya di dunia puisi, berkebun, dan aktivitas menulis.

Meski memuat sejumlah puisi yang sudah pernah terbit, penerbit menyatakan sekitar setengah dari konten buku belum pernah dipublikasikan di mana pun. Puisi yang diterbitkan kembali sebelumnya dimuat di majalah sastra. Dua puisi berjudul North-Facing Room dan Meditation on Pain, yang semula terbit pada edisi musim gugur tahun lalu di jurnal Moonji's Literature and Society, juga akan disertakan.

Penerbit menggambarkan buku ini sebagai karya yang mengajak pembaca memasuki “dunia batin penulis yang tenang” melalui sudut pandang orang pertama. Sementara itu, Han Kang disebut tidak akan melakukan wawancara atau tampil di publik untuk kegiatan promosi karena masih berfokus pada tulisan lainnya.

Selain kumpulan esai tersebut, novel berikutnya dari Han Kang juga telah dikonfirmasi memasuki tahap pengerjaan. Karya itu disebut akan melengkapi trilogi musim dingin Han Kang, setelah perilisan kisah bertajuk While a Single Snowflake Melts dan Farewell. Novel tersebut diperkirakan terbit pada akhir 2025.

Han Kang dikenal sebagai penulis cerita pendek dan novelis. Pada usia 53 tahun, namanya semakin luas dikenal lewat The Vegetarian, yang meraih Man Booker Prize 2016. Novel itu disusun dalam tiga babak dan mengisahkan pilihan seorang perempuan untuk berhenti memakan daging, beserta konsekuensi buruk yang muncul dalam kehidupan pribadinya.

Anggota Swedish Academy, Anna-Karin Palm, pernah menyebut karya Han Kang sebagai karya yang “sangat kaya dan rumit” serta memuat banyak genre. Ia juga menilai Han Kang menulis “prosa liris yang sangat intens” yang lembut, brutal, dan terkadang sedikit surealis.

Di luar aktivitas kepenulisan, Han Kang sebelumnya termasuk di antara ratusan penulis Korea Selatan yang menyerukan pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol setelah pengumuman darurat militer yang gagal. Asosiasi Penulis Korea menyebut ada “pernyataan satu baris” dari 414 penulis yang menyuarakan dukungan untuk pencopotan Yoon. Dalam pernyataannya, Han menulis bahwa ia percaya pada nilai kehidupan, kebebasan, dan perdamaian yang tidak boleh dirugikan, serta menyebut pelengseran Yoon sebagai langkah untuk melestarikan nilai-nilai universal.

Han Kang menerima Nobel di Swedia pada Desember 2024, beberapa hari setelah pengumuman darurat militer tersebut memicu gejolak di Korea Selatan. Saat berbicara dalam konferensi pers di Swedia, ia mengungkapkan keterkejutannya atas situasi itu.