Google resmi memasuki industri film dan televisi melalui peluncuran inisiatif bernama 100 Zeros, sebuah program kemitraan jangka panjang dengan agensi Hollywood, Range Media Partners. Melalui kerja sama ini, keduanya akan mendanai dan memproduksi konten hiburan berupa film dan serial, mencakup karya fiksi maupun dokumenter.
Langkah tersebut disebut sebagai upaya Google untuk meningkatkan relevansi budaya sekaligus memperkenalkan teknologi mereka—termasuk kecerdasan buatan (AI) serta pengalaman menonton imersif—kepada generasi muda. Google juga ingin membangun citra merek yang lebih kuat di kalangan Gen Z melalui pendekatan berbasis cerita atau storytelling.
Berbeda dari Apple yang menyalurkan konten orisinalnya melalui layanan streaming milik sendiri, Apple TV+, Google tidak berencana menayangkan film atau serial dari program ini melalui YouTube. Sebagai gantinya, Google akan menjual proyek-proyek tersebut kepada studio besar dan platform streaming seperti Netflix.
Salah satu proyek awal di bawah payung 100 Zeros adalah film horor independen berjudul Cuckoo, yang mendapatkan dukungan promosi dari Google. Selain itu, Google meluncurkan program “AI On Screen” untuk mendanai pembuatan film pendek bertema kecerdasan buatan, dengan peluang dikembangkan menjadi film panjang pada masa mendatang.
Inisiatif ini dinilai sebagai strategi Google untuk menyaingi perusahaan teknologi lain seperti Apple dan Amazon yang lebih dulu merambah industri hiburan. Namun hingga kini, belum ada informasi apakah Google akan membentuk divisi distribusi konten sendiri atau tetap bergantung pada mitra eksternal untuk penyebarluasan karya-karyanya.
Apple lebih dahulu masuk ke bisnis hiburan melalui Apple TV+ yang diluncurkan pada 2019. Layanan ini dikenal lewat produksi orisinal seperti Ted Lasso, The Morning Show, dan CODA yang memenangkan Oscar sebagai Film Terbaik pada 2022. Apple mengandalkan konten eksklusif untuk memperkuat ekosistemnya di tengah persaingan layanan streaming global.
Sementara itu, Amazon telah lebih mapan lewat Prime Video sebagai bagian dari layanan berlangganan Amazon Prime. Prime Video dikenal melalui judul seperti The Boys, Reacher, dan The Lord of the Rings: The Rings of Power. Amazon juga mengakuisisi studio film MGM pada 2022 untuk memperkuat portofolio kontennya.

