Penyanyi solo Gloria Jessica mengungkapkan keinginannya untuk kembali mengeksplorasi musik reggae. Ia mengatakan ketertarikan itu berangkat dari pengalamannya saat tampil di panggung musik Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
"Soalnya, di sana kan teman-teman dan kawan-kawan di sana suka banget. Kalau ditanya mau eksplorasi apa selanjutnya, tentu itu reggae sih. Cuma masih belum kesampaian," kata Gloria saat ditemui di MyMusic Records, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat.
Gloria menceritakan, dalam penampilannya di Atambua, penonton setempat meminta ia membawakan lagu internasional "Flashlight" milik Jessie J. Namun, lagu tersebut diminta untuk disajikan dengan aransemen reggae. Konser itu berlangsung di wilayah perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste.
Pengalaman tersebut disebut memberi kesan mendalam bagi Gloria, yang baru saja merilis lagu pop berjudul "Terbelah Jadi Dua" berkolaborasi dengan Ade Govinda pada 17 April 2026. Menurutnya, momen di Atambua menjadi awal untuk mencoba menampilkan genre musik lain di luar pop.
Ia juga menyampaikan harapannya untuk menghadirkan warna baru bagi penggemar musik di Indonesia. Eksplorasi genre menjadi salah satu target utama dalam pengembangan karier profesionalnya, seiring tren musik Tanah Air yang menurutnya terus berkembang pesat.
Gloria mencontohkan berkembangnya genre hip-hop dangdut atau "hip-dut" yang belakangan mendapat perhatian luas. Ia mengaku senang mendengarkan musik tersebut, meski belum tentu cocok jika ia yang membawakannya. "Aku suka mendengarkan hip-dut, tapi mungkin untuk yang menyanyikannya aku, takutnya enggak dapat gitu," ujarnya.
Meski demikian, Gloria menegaskan keinginannya untuk terus mengeksplorasi genre musik tetap menjadi bagian dari rencananya. Ia berharap dapat mewujudkan rencana tersebut untuk para pendengar setianya.