BERITA TERKINI
Gitaris dan Pendiri Burgerkill, Ebenz, Meninggal Dunia

Gitaris dan Pendiri Burgerkill, Ebenz, Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Gitaris sekaligus pendiri band metal Burgerkill, Aris Tanto yang dikenal dengan nama Ebenz, meninggal dunia pada 3 September 2021 pukul 15.59 WIB di Rumah Sakit Bungsu, Bandung.

Informasi tersebut dikonfirmasi oleh mantan drummer Burgerkill, Abah Adris. Ia menyatakan kabar meninggalnya Ebenz benar, namun belum mengetahui penyebab serta detail lainnya.

Beberapa hari sebelum kabar duka itu, pada 31 Agustus 2021, Ebenz sempat tampil bersama rekannya, Agung, sebagai presenter untuk pertunjukan “48 Tahun God Bless Berkarya” di ICE BSD City, Tangerang Selatan. Dalam sebuah tulisan, ia menyebut mendapatkan banyak pengalaman dari penyelenggaraan konser tersebut, termasuk penerapan manajemen pertunjukan dan protokol kesehatan yang ketat. Ia juga menuliskan bahwa para pengisi acara harus menjalani karantina selama dua hari untuk memastikan kondisi aman dan sehat.

Kepergian Ebenz memunculkan berbagai ungkapan belasungkawa dari rekan musisi. Vokalis Seringai, Arian Arifin atau Arian13, yang menyebut telah bersahabat selama 25 tahun, menuliskan pesan duka melalui unggahan di Instagram. Gitaris Deadsquad, Stevi Item, yang sempat bekerja bersama Ebenz dalam pertunjukan “48 Tahun God Bless Berkarya”, juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar Burgerkill.

Perjalanan Burgerkill berawal dari SMA Negeri 1 Ujungberung. Pada 1993, Ebenz bersekolah di sana dan bertemu Ivan serta Kimung. Pertemuan itu berlanjut hingga mereka sepakat membentuk Burgerkill pada 1995.

Dalam kariernya bersama Burgerkill, Ebenz menyebut salah satu pencapaian tertinggi adalah saat band tersebut menjalani tur di Australia dan tampil di festival besar seperti Soundwave dan Big Day Out. Burgerkill juga pernah menerima penghargaan Metal as F*ck dari ajang Golden Gods 2013.

Bersama Burgerkill, Ebenz terlibat dalam enam album, yakni Dua Sisi (2000), Berkarat (2003), Beyond Coma and Despair (2006), Venomous (2011), Adamantine (2018), dan Killchestra (2020).

Kepergian Ebenz meninggalkan duka bagi skena musik underground Indonesia. Karya dan perjalanan bermusiknya bersama Burgerkill menjadi bagian penting dari sejarah band tersebut dan dikenang oleh para penggemar.