BERITA TERKINI
Film “Perang Kota” Adaptasi Novel Mochtar Lubis Tayang 30 April 2025, Dirilis Juga di Belanda, Belgia, dan Luksemburg

Film “Perang Kota” Adaptasi Novel Mochtar Lubis Tayang 30 April 2025, Dirilis Juga di Belanda, Belgia, dan Luksemburg

Film Perang Kota, adaptasi dari novel klasik Jalan Tak Ada Ujung karya Mochtar Lubis, dijadwalkan tayang perdana di bioskop Indonesia mulai 30 April 2025. Film ini juga akan dirilis di Belanda, Belgia, dan Luksemburg.

Kisah Perang Kota berlatar Indonesia pada 1946, setahun setelah proklamasi kemerdekaan, dengan gambaran situasi dan dinamika perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Film ini sebelumnya telah diputar perdana di kancah internasional melalui International Film Festival Rotterdam pada Februari 2025.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menghadiri gala premiere film tersebut di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta, Senin (21/4). Dalam sambutannya, Fadli Zon menyebut film ini bukan sekadar karya seni, melainkan penghubung yang membawa penonton pada sejarah, budaya, dan nilai-nilai bangsa.

Fadli Zon juga menyampaikan apresiasi kepada sutradara Mouly Surya serta jajaran produser Chand Parwez, Rama Adhi, dan Fauzan Zidni, termasuk seluruh pihak yang terlibat dalam produksi. Ia menilai film tersebut dapat menjadi ruang untuk kembali merasakan dinamika sejarah sekaligus menghargai perjalanan bangsa.

Pemerintah, menurut Fadli Zon, turut mendukung produksi film ini melalui skema matching fund Kementerian Kebudayaan. Ia menyebut Perang Kota menjadi salah satu proyek percontohan dalam program tersebut, yang ditujukan untuk mendukung perkembangan industri film nasional serta membuka kesempatan kolaborasi dan inovasi bagi sineas Indonesia.

Film ini dibintangi Chicco Jerikho sebagai Isa, seorang guru dan mantan pejuang yang mengalami trauma perang; Ariel Tatum sebagai Fatimah, istri Isa; serta Jerome Kurnia sebagai Hazil, sahabat Isa yang diam-diam mencintai Fatimah. Kisah cinta segitiga di tengah perjuangan mempertahankan kemerdekaan menjadi inti narasi film.

Produksi Perang Kota disebut merupakan kolaborasi internasional yang melibatkan Indonesia, Singapura, Belanda, Prancis, Norwegia, Filipina, dan Kamboja. Tahap pascaproduksi juga melibatkan sejumlah negara, dengan tata suara dikerjakan di Prancis dan efek visual di Amerika Serikat.

Gala premiere turut dihadiri sutradara Mouly Surya, jajaran produser, kru, serta para pemain, di antaranya Chicco Jerikho, Ariel Tatum, Jerome Kurnia, Chew Kin Wah, Lukman Sardi, Alex Abad, Rukman Rosadi, dan aktor-aktor pendukung lainnya.

Di akhir sambutannya, Fadli Zon menilai film ini memiliki nilai sejarah yang dapat menginspirasi penonton dan menggugah semangat patriotisme. Ia berharap film tersebut dapat menambah kebanggaan terhadap karya Indonesia di tingkat internasional serta memberi dampak positif bagi perkembangan industri perfilman nasional.