BERITA TERKINI
Empat Manfaat Musik yang Didukung Riset: Bantu Pemulihan Pascaoperasi hingga Tekan Risiko Demensia

Empat Manfaat Musik yang Didukung Riset: Bantu Pemulihan Pascaoperasi hingga Tekan Risiko Demensia

Musik telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, hadir dalam berbagai situasi mulai dari kebutuhan media sosial, menemani pekerjaan, perjalanan, hingga suara-suara dari alam. Selain berfungsi sebagai hiburan, sejumlah penelitian menyebut manfaat musik yang diklaim memiliki dasar ilmiah.

Dalam sejarah manusia, musik juga bukan hal baru. Salah satu alat musik tertua yang pernah ditemukan adalah instrumen dari batu yang diperkirakan berasal dari 165.000 tahun lalu. Selain itu, ditemukan pula flute dari sekitar 67.000 tahun lalu yang terbuat dari tulang, dipahat, dan memiliki empat lubang. Temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa manusia telah mengenal musik atau nada sejak lama.

Berikut empat manfaat musik yang kerap disebut dalam penelitian ilmiah:

1. Mempercepat pemulihan pascaoperasi
Sejumlah riset menyebut musik dapat membantu mempercepat pemulihan setelah operasi. Musik kerap digunakan sebagai pendamping dalam proses pemulihan untuk membantu pasien merasa lebih nyaman.

2. Mengurangi risiko demensia
Penelitian juga mengaitkan kebiasaan berinteraksi dengan musik dengan potensi penurunan risiko demensia. Musik dipandang sebagai salah satu aktivitas yang dapat mendukung kesehatan otak.

3. Meningkatkan fleksibilitas otak
Manfaat lain yang disebutkan adalah peningkatan fleksibilitas otak. Musik dikaitkan dengan kemampuan otak untuk beradaptasi dan memproses informasi secara lebih dinamis.

4. Musik live lebih mengaktifkan otak dibanding rekaman
Sejumlah temuan menyebut musik yang dimainkan secara langsung (live) dapat mengaktifkan otak lebih kuat dibanding musik rekaman. Respons ini dikaitkan dengan pengalaman mendengar yang lebih kaya dalam pertunjukan langsung.