Penyanyi asal London, Ella Eyre, merilis single terbaru berjudul ‘red flags & love hearts’ pada 27 Agustus 2025. Lagu ini menjadi single ketujuh dari album keduanya, “everything, in time”, yang dijadwalkan meluncur pada 21 November 2025.
Dalam keterangan mengenai proses kreatifnya, Ella Eyre menyebut lagu tersebut lahir dari refleksi yang jujur dan kesadaran diri, terinspirasi dari momen dalam sesi terapinya. Judulnya menjadi metafora pahit-manis tentang kecenderungan seseorang meromantisasi tanda-tanda bahaya dalam sebuah hubungan.
Eyre menjelaskan ide lagu muncul dari percakapannya dengan sang terapis. “Saya ingat waktu menceritakan tentang seorang pria, lalu terapis saya berkata, ‘itu seperti pepatah: kenapa bendera merah terlihat seperti lambang hati?’. Saya belum pernah mendengarnya, tapi itu begitu benar dan visual. Kita melihatnya jelas, tahu ada yang salah dengan hubungan ini, namun entah bagaimana kita tetap meromantisasi situasinya,” kata Eyre.
Album “everything, in time” disebut akan memuat 15 lagu, termasuk kolaborasi dengan Tiggs Da Author dan Jay Prince. Karya ini juga menjadi album penuh pertama Ella Eyre setelah satu dekade, menyusul album debutnya “Feline” yang dirilis pada 2015.

