Jakarta kian menegaskan posisinya sebagai pusat energi kreatif, ditopang berkembangnya komunitas musik independen, skena skate, dan seni kontemporer yang membentuk identitas budaya urban. Dalam dinamika ini, fashion, musik, dan seni semakin sering beririsan, sementara kehadiran sebuah merek tidak lagi semata dinilai dari produk atau tokonya, melainkan juga dari pengalaman yang ditawarkan kepada publik.
Sejalan dengan itu, Carhartt Work In Progress (WIP) mengumumkan pembukaan gerai utama (flagship store) pertamanya di Indonesia yang berlokasi di Plaza Senayan, Jakarta. Dalam keterangan resmi pada Jumat (24/10), Brand Manager Carhartt WIP Indonesia Riri Nahar menyebut Jakarta sebagai kota dengan energi urban yang dinamis serta komunitas kreatif dan subkultur yang terus berkembang, mulai dari musik, seni, hingga street culture. Menurutnya, karakter tersebut sejalan dengan DNA Carhartt WIP dan menjadi alasan pemilihan Jakarta sebagai lokasi flagship store pertama di Indonesia.
Gerai baru ini berada di lantai dua Plaza Senayan, dengan luas 121,4 m². Ruang tersebut dirancang oleh Salomee Faeh bersama studio arsitektur Andrea Caputo dari Milan. Desainnya memadukan warisan workwear dengan estetika industrial modern, menghadirkan ruang minimalis yang tetap bernuansa hangat. Panel kayu vertikal digunakan untuk memberi ritme dan struktur, sementara lempengan marmer berurat diaplikasikan pada podium, meja kasir, dan permukaan pajangan untuk menambah kesan elegan.
Konsep interior itu menghadirkan kontras yang dikurasi: alami sekaligus industrial, hangat namun tegas, serta disebut selaras dengan konteks lokal Jakarta. Sejumlah detail artistik turut melengkapi ruang, di antaranya logo “Carhartt” buatan tangan karya seniman Jerman Pietro Sanguinetti dan patung logo “C” rancangan Murray Aitken dari Counterfeit Studio London, yang terinspirasi dari formasi batuan dan kristal dengan sentuhan organik.
Pembukaan flagship store ini juga menjadi momen Carhartt WIP untuk mendekatkan diri kepada publik Jakarta melalui rangkaian perayaan yang melibatkan unsur lintas disiplin. Selain menghadirkan koleksi eksklusif yang terinspirasi dari keseharian kota, Carhartt WIP menggelar kolaborasi dengan komunitas dan menghadirkan pop-up warung pecel lele sebagai reinterpretasi kuliner khas jalanan.
Salah satu bentuk perayaan tersebut diwujudkan melalui Warung Carhartt WIP. Riri Nahar menjelaskan konsepnya berawal dari ide saat tim merancang City Pack atau Opening Pack khusus pembukaan Carhartt WIP Jakarta. Ia menyebut Carhartt WIP dikenal berakulturasi dengan budaya lokal di setiap kota tempatnya hadir, serta mengutip pepatah bahwa untuk menyentuh hati seseorang dapat dimulai dari perutnya.
Menurut Riri, budaya warung pecel yang sederhana dan hangat dinilai dekat dengan berbagai lapisan masyarakat, khususnya di Jakarta. Melalui Warung Carhartt WIP, pihaknya ingin menghadirkan reinterpretasi kuliner jalanan tersebut sebagai bagian dari cerita baru perjalanan Carhartt WIP di Jakarta—sebuah awal yang disebut humble, otentik, namun tetap relevan dan dekat dengan banyak orang.
Selain pengalaman kuliner, Carhartt WIP meluncurkan Jakarta Capsule Collection yang terinspirasi dari visual spanduk warung makan di ibu kota. Tipografi sederhana yang ikonis diterjemahkan ke dalam desain koleksi eksklusif yang hanya tersedia di gerai Jakarta. Produk yang dirilis meliputi Detroit Jacket Jakarta, L/S Jakarta T-Shirt, dan S/S Jakarta T-Shirt, yang tersedia dalam jumlah terbatas.
Puncak perayaan pembukaan ditandai dengan opening store event pada awal Oktober 2025. Acara tersebut menampilkan musik dari kolektif DJ Warmsin asal Bali dan menghadirkan sajian craft beer lokal, dalam suasana santai untuk merayakan hadirnya Carhartt WIP di Jakarta.

