BERITA TERKINI
Eco Fashion Nusantara Tampilkan Busana Ramah Lingkungan di IKN, Gabungkan Alam dan Budaya

Eco Fashion Nusantara Tampilkan Busana Ramah Lingkungan di IKN, Gabungkan Alam dan Budaya

Pergelaran busana ramah lingkungan bertajuk Eco Fashion Nusantara digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN). Acara yang digagas Indonesian Diaspora Network (IDN) Global ini menjadi bentuk dukungan diaspora terhadap IKN sebagai kota berkelanjutan, sekaligus bagian dari rangkaian Kongres Diaspora Indonesia ke-8.

Panggung mode di IKN menampilkan tujuh koleksi karya desainer diaspora yang mengusung konsep slow fashion. Sejumlah koleksi, di antaranya Maharani Persada by Essy Masita, Gee Batik by Sugeng Waskito, serta Javabor by Tyas Dani x Griya Godong, menonjolkan penggunaan bahan alami, teknik tradisional, dan pewarnaan yang disebut tidak merusak lingkungan.

Presiden IDN Global, Sulistyawan Wibisono, menyampaikan bahwa pergelaran ini merupakan pesan dukungan diaspora terhadap arah pembangunan IKN yang berkelanjutan. “Kami ingin menunjukkan bahwa diaspora mengawal Nusantara sebagai kota yang ramah lingkungan. Bukan hanya soal nol emisi, tapi juga pakaian yang berkelanjutan dari segi bahan, pewarnaan, hingga daur ulang,” ujarnya, Senin (4/8/2025).

Inisiatif tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Ia menyampaikan terima kasih kepada diaspora Indonesia dan IDN Global yang memanfaatkan IKN untuk kegiatan positif.

Selain peragaan busana, kegiatan ini turut diposisikan sebagai simbol diplomasi budaya. Keterlibatan model dari berbagai negara, seperti Australia, Kolombia, dan Rusia, disebut menegaskan visi IKN sebagai kota global yang inklusif.

Melalui Eco Fashion Nusantara, penyelenggara ingin menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada upaya membangun kesadaran dan gaya hidup yang selaras dengan alam serta budaya.