BERITA TERKINI
Dewan Koordinasi ASEAN Pastikan Agenda KTT ASEAN ke-48 Jelas dan Berorientasi Hasil

Dewan Koordinasi ASEAN Pastikan Agenda KTT ASEAN ke-48 Jelas dan Berorientasi Hasil

Dewan Koordinasi ASEAN (ASEAN Coordinating Council/ACC) memastikan para pemimpin ASEAN akan memiliki agenda yang jelas, koheren, dan berorientasi pada hasil dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 yang akan digelar di Cebu, Filipina, Jumat (8/5).

Menteri Luar Negeri Filipina Maria Theresa Lazaro mengatakan ACC akan meninjau implementasi keputusan serta komitmen yang dibuat para pemimpin pada KTT sebelumnya. Selain itu, ACC juga akan mempertimbangkan isu lintas pilar dan kelembagaan yang memerlukan panduan kolektif, agar agenda yang dibawa ke forum pemimpin benar-benar berfokus pada penyampaian hasil yang bermakna bagi kawasan.

Pernyataan tersebut disampaikan Lazaro dalam pidato pembukaan Pertemuan ACC di Cebu, Kamis. Dalam pertemuan itu, Lazaro selaku pemimpin pilar Komunitas Politik-Keamanan ASEAN (APSC) didampingi para ketua pilar komunitas lainnya, termasuk Menteri Perdagangan Filipina Maria Cristina Roque sebagai pemimpin Dewan Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC), serta Menteri Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan Filipina Rex Gatchalian yang memimpin Dewan Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASCC).

ACC bertugas mengawasi pengembangan dan implementasi dokumen, memastikan kesinambungan, serta mengoordinasikan tiga pilar komunitas ASEAN tersebut.

Menjelang KTT ASEAN ke-48, Lazaro mengajak negara-negara anggota tetap berpegang pada persatuan ASEAN, sentralitas ASEAN, serta komitmen terhadap kerja sama konkret demi kesejahteraan masyarakat. Ia juga menekankan perlunya kolaborasi yang lebih kuat di antara ketiga pilar, seraya menyatakan bahwa tidak ada negara yang dapat mengatasi tantangan saat ini sendirian.

Menurut Lazaro, dalam menghadapi tantangan bersama, tekanan ekonomi, dan risiko terhadap kesejahteraan masyarakat, ASEAN berulang kali dituntut menunjukkan kekuatan persatuan, ketahanan, dan kerja sama praktis. Ia juga menegaskan kembali tiga prioritas mendesak yang perlu dibahas dalam KTT ke-48, yakni keamanan dan ketahanan energi regional, ketahanan pangan, serta perlindungan warga negara ASEAN.

Lazaro menambahkan, Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. memanfaatkan momentum KTT ASEAN ke-48 agar para pemimpin dapat fokus berdiskusi dan merancang arah bersama serta tindakan konkret sebagai satu keluarga.

Pertemuan ACC ini merupakan tindak lanjut dari sesi Dewan APSC, Dewan AEC, serta Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN yang berlangsung pada Kamis pagi.