Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Jalan Agenda, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Peristiwa ini disebut sudah berulang hingga empat kali di lokasi yang sama, namun belum ada pelaku yang berhasil diungkap.
Rentetan kejadian tersebut membuat penghuni rumah kos dan warga sekitar resah. Mereka mendesak kepolisian segera bertindak untuk menangkap komplotan pelaku yang diduga mengetahui situasi lingkungan, bahkan dicurigai berasal dari sekitar lokasi.
Salah satu korban, Ahmad Raihan Sofian, melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Beat BK 3126 AMA pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Ia menjelaskan, pada malam sebelum kejadian, ia memarkir sepeda motornya di teras rumah kos dengan stang terkunci. Pagar teras juga telah dikunci menggunakan rantai dan gembok.
“Pagi harinya pas kami mau keluar, kereta sudah hilang. Saya cek CCTV, tiga orang pelaku masuk ke teras dan mengangkat kereta saya dengan cara digotong keluar,” ujar Raihan didampingi istrinya, Dinda Hairani.
Berdasarkan rekaman CCTV, tiga pelaku terlihat mengenakan jaket hitam dan masker putih untuk menutupi wajah. Raihan mengaku semakin curiga karena pagar teras yang sebelumnya dikunci tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
“Gembok pagar nggak dirusak, tapi pelaku bisa masuk. Berarti mereka punya akses atau tahu kunci gembok. Kami menduga pelaku orang yang sudah paham kondisi di sini, bisa jadi warga sekitar,” tuturnya.
Raihan menyebut, kasus yang dialaminya bukan yang pertama. Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir, aksi curanmor di kos-kosan tersebut sudah terjadi hingga empat kali dan pelaku selalu lolos. Kondisi itu memicu kekhawatiran penghuni kos karena merasa tidak lagi aman memarkir kendaraan di tempat tinggal mereka.
Ia mengaku telah membuat laporan resmi ke Polsek Medan Baru dengan nomor LP/B/329/IV/2026/SU/Polrestabes Medan/SPKT/Sek Medan Baru. “Harapan kami polisi segera menangkap pelakunya. Sudah empat kali kejadian, jangan sampai ada korban berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Fandi Setiawan mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan sedang melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku.