BERITA TERKINI
BPS Rilis 10 Provinsi dengan Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi, DIY Peringkat Pertama

BPS Rilis 10 Provinsi dengan Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi, DIY Peringkat Pertama

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data tingkat kegemaran membaca masyarakat dalam publikasi Statistik Indonesia 2022. Data tersebut memuat Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat dan Unsur Penyusunnya Menurut Provinsi 2021, yang menggambarkan kebiasaan warga dalam memperoleh pengetahuan dan informasi dari berbagai bentuk media.

Penilaian tingkat kegemaran membaca ini disusun dari sejumlah indikator, yaitu frekuensi membaca per minggu, durasi membaca per hari, jumlah buku yang dibaca per triwulan, frekuensi akses internet per minggu, serta durasi akses internet per hari.

DIY tertinggi, disusul Jawa Tengah dan Jawa Barat

Berdasarkan laporan BPS, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat skor tingkat kegemaran membaca tertinggi di Indonesia, yakni 70,55. BPS mencatat frekuensi membaca masyarakat DIY lebih dari 6 jam per minggu, dengan jumlah bacaan 5–6 per tiga bulan.

Posisi kedua ditempati Jawa Tengah dengan skor 68,30, disusul Jawa Barat dengan skor 65,34.

Daftar 10 provinsi dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi

  • Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) — Skor: 70,55; Durasi membaca: lebih dari 6 jam per minggu; Jumlah bacaan: 5–6 per tiga bulan
  • Jawa Tengah — Skor: 68,30; Durasi membaca: 5–6 jam per minggu; Jumlah bacaan: 4–5 buku per tiga bulan
  • Jawa Barat — Skor: 65,34; Durasi membaca: 5–6 jam per minggu; Jumlah bacaan: 4–5 buku per tiga bulan
  • Kalimantan Timur — Skor: 64,85; Durasi membaca: 5–6 jam per minggu; Jumlah bacaan: 4–5 buku per tiga bulan
  • Jawa Timur — Skor: 64,20; Durasi membaca: 5–6 jam per minggu; Jumlah bacaan: 4–5 buku per tiga bulan
  • Aceh — Skor: 64,13; Durasi membaca: 5–6 jam per minggu; Jumlah bacaan: 4–5 buku per tiga bulan
  • Sulawesi Selatan — Skor: 63,10; Durasi membaca: 5 jam per minggu; Jumlah bacaan: 4–5 buku per tiga bulan
  • Nusa Tenggara Timur (NTT) — Skor: 63,00; Durasi membaca: 5 jam per minggu; Jumlah bacaan: 4–5 buku per tiga bulan
  • Lampung — Skor: 62,44; Durasi membaca: 5 jam per minggu; Jumlah bacaan: 4–5 buku per tiga bulan
  • DKI Jakarta — Skor: 62,25; Durasi membaca: 4–5 jam per minggu; Jumlah bacaan: 4–5 buku per tiga bulan

Skor nasional 59,52; Papua terendah

Secara nasional, skor tingkat kegemaran membaca di Indonesia tercatat 59,52, dengan waktu membaca 4–5 jam per minggu dan jumlah bacaan 4–5 buku per tiga bulan.

Sementara itu, Papua menjadi daerah dengan skor kegemaran membaca terendah, yaitu 47,43. BPS mencatat durasi membaca di Papua sekitar 4 jam per minggu, dengan jumlah bacaan 3 buku per tiga bulan.

BPS mendefinisikan tingkat kegemaran membaca masyarakat sebagai tingkat perilaku atau kebiasaan masyarakat dalam memperoleh pengetahuan dan informasi dari berbagai bentuk media.