BERITA TERKINI
AXEAN Festival 2025 Digelar 13–14 September di Bali, Hadirkan 43 Penampilan Musisi Asia Tenggara

AXEAN Festival 2025 Digelar 13–14 September di Bali, Hadirkan 43 Penampilan Musisi Asia Tenggara

AXEAN Festival 2025 akan digelar pada 13–14 September 2025 di Jimbaran Hub, Bali. Selama dua hari, festival musik berskala internasional ini mengajak musisi dan publik untuk merayakan sekaligus mengenal perkembangan musik terkini, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Bergulir sejak 2020, AXEAN Festival dikenal sebagai platform ekspor musik Asia Tenggara yang memadukan festival penampilan dan konferensi musik lintas negara. Penyelenggara menyebut perhelatan ini sebagai acara pertama di Asia Tenggara yang menghadirkan musisi lintas wilayah dengan menggabungkan seni, inovasi, budaya, dan kolaborasi dalam bidang musik.

Memasuki edisi keenam, AXEAN Festival 2025 dijadwalkan menghadirkan 43 penampilan musisi Asia Tenggara yang terbagi ke dalam tiga panggung di area contemporary village center. Penyelenggara juga telah mengumumkan lineup lengkap untuk tahun ini.

Dalam daftar terbaru, sejumlah nama dari skena Indonesia turut masuk, antara lain kuintet metal/hardcore AVHATH, duo folk Banda Neira, aksi indie hiphop Gozal, serta band rock alternatif Grizzly Cuive. Lineup juga mencakup Morbid Monke, Sandstorm of Youth, sourmilk, XANDEGA, serta kolaborasi spesial antara band punk rock asal Bandung dan musisi Jason Ranti.

Dari negara lain di Asia, festival ini turut menghadirkan musisi RnB Malaysia Alextbh, musisi Laos BIGPOM, penampilan rock indie dari Thailand LEMONY, band rock Thailand Cvptain Morgans, serta penulis lagu dan penyanyi asal Jepang Kiwako Ashimine. Selain itu ada musisi J-Indie Mettya Bizin (めっちゃ美人), proyek dreampop Vietnam Milkiwav, musisi indie Vietnam Nghịch, serta Weejah dari Filipina.

Nama-nama tersebut melengkapi daftar penampil lain yang telah diumumkan, termasuk Billyrrom., Blindfold, Capt’n Trips and the Kid, Confined White, DJ Love, DOOR PLANT, Fauxe, Feel Koplo x Toxicdev!, Jangar, Johnny Mafia, Kelompok Penerbang Roket, L’Alphalpha, Lustbass, MANJA, Ministry Of, One Click Straight, Shanghai Quitian, Shye, SIMILE LAND, S.O.L.E., Su San, Terrer, dan Valentina Ploy.

Co-founder AXEAN Festival, Piyapong Muenprasertdee, menilai salah satu pergeseran yang paling ditunggu dalam kancah musik global—terutama di kalangan pemirsa muda—adalah runtuhnya batasan genre tradisional dan penampang bahasa. Ia menyebut musik saat ini semakin cair dan tanpa batas, sekaligus membuka peluang bagi musisi dari berbagai penjuru dunia untuk terhubung dengan pendengar baru.

“Di AXEAN Festival, kami bermaksud untuk menjadi sebuah platform yang mengedepankan semangat penjelajahan sonik ini dan tenggang paham lintas budaya. Kami lebih-lebih sangat menantikan debut segmen baru yang difokuskan pada musisi elektronik yang melebur pengaruh lokal budaya mereka—menciptakan genre yang bandel, musik yang relevan secara global namun juga masih berakar dalam pada kebudayaan lokal,” kata Piyapong.

Menurutnya, AXEAN Festival 2025 juga ingin merayakan identitas kebudayaan Bali melalui pengalaman terkurasi, termasuk lokapasar yang menghadirkan produk, karya, dan pangan dari Pulau Dewata. Ia menambahkan, elemen tersebut diharapkan dapat membuat pengunjung terhubung lebih dekat dengan komunitas kreatif di Bali dan menjadikan festival sebagai pertemuan budaya yang bersifat multimatra.

Selain pertunjukan musik, AXEAN Festival 2025 turut menyiapkan sejumlah program lain, di antaranya Club SEA Showcase, panggung yang menyoroti musik elektronik dan klub. Dalam konsep ini, festival menampilkan ragam genre akar rumput seperti funkot atau dangdut Indonesia, vinahouse Vietnam, manyao Singapura/Malaysia, hingga budots Filipina. Program ini disebut dirancang untuk merayakan genre-genre unik sekaligus memberi sentuhan lokal dalam skena klub internasional.

Sejalan dengan pendekatan yang mengutamakan musisi, AXEAN Festival 2025 juga menghadirkan Music Conference dan Songwriting Camp. Konferensi mencakup diskusi panel terkurasi, pertemuan bisnis, serta jaringan terstruktur antara delegasi regional dan internasional. Sementara itu, songwriting camp selama empat hari yang digelar menjelang festival utama mengundang musisi dan produser terpilih untuk berkreasi bersama dalam lingkungan kolaboratif lintas budaya. Pada tahun lalu, program ini disebut berhasil menghasilkan 20 lagu orisinal.

Untuk menghadiri AXEAN Festival 2025, tiket tersedia dalam tiga kategori dengan harga mulai dari Rp150.000 untuk 1 Day Pass dan Rp250.000 untuk 2 Day Pass. Tiket dapat dibeli melalui situs atau aplikasi Loket.com.