Industri musik Indonesia memasuki babak baru dengan diluncurkannya kembali ASIRI (Aliansi Industri Rekaman Musik Indonesia Bersatu) Chart. Tangga lagu ini kini hadir sebagai The Official Indonesia Chart atau daftar mingguan resmi Indonesia, yang diharapkan menjadi tolok ukur kredibel untuk memantau perkembangan musik lokal maupun internasional.
ASIRI Chart menggunakan sistem penilaian berbasis data streaming dari berbagai platform musik. Memasuki Mei atau pekan ke-19 tahun 2025, lagu “Mangu” hasil kolaborasi Fourtwnty dan Charita Utami kembali menempati posisi puncak, setelah sebelumnya juga berada di peringkat pertama pada pekan ke-18.
Berikut daftar 10 lagu teratas pekan ke-19 versi ASIRI Chart.
1. Fourtwnty – “Mangu (feat. Charita Utami)”
Meski Fourtwnty memutuskan hiatus sejak Februari 2025, popularitas “Mangu” tetap bertahan dan ramai digunakan di media sosial, terutama TikTok. Lagu ini merupakan bagian dari album studio ketiga Fourtwnty, Nalar, yang dirilis pada 20 April 2022. “Mangu” juga disebut berhasil menembus peringkat ke-11 daftar Top Songs Global di Spotify.
2. NIKI – “You’ll Be In My Heart”
Di posisi kedua ada “You’ll Be In My Heart” versi NIKI, penyanyi asal Indonesia yang berkarier internasional di bawah label 88rising Records. Lagu ini merupakan versi daur ulang dari karya Phil Collin yang dirilis ulang oleh NIKI pada 2022. Hingga kini, versi tersebut telah diputar lebih dari 147 juta kali di Spotify.
3. Raim Laode – “Lesung Pipi”
“Lesung Pipi” turun satu peringkat ke posisi ketiga setelah pekan sebelumnya berada di posisi kedua. Lagu bernuansa akustik dengan lirik romantis ini tetap menjadi salah satu lagu lokal yang menonjol berkat kekuatan cerita dan gaya bermusik Raim Laode yang sederhana.
4. Faris Adam – “Stecu Stecu”
“Stecu-Stecu” naik satu peringkat ke posisi keempat. Lagu yang dirilis pada Maret 2025 ini viral di media sosial dengan lirik campuran bahasa daerah Maluku dan perpaduan nuansa etnik serta sentuhan modern. Hingga saat ini, lagu tersebut tercatat meraih lebih dari 50 juta penayangan di YouTube dan 42,9 juta kali didengarkan di Spotify.
5. Prince Poetiray, Quinn Salman – “Selalu Ada di Nadimu”
Turun dua peringkat ke posisi kelima, “Selalu Ada di Nadimu” tetap bertahan sebagai salah satu soundtrack terpopuler tahun ini. Lagu original soundtrack film animasi Jumbo ini dirilis pada 4 April 2025 dan telah ditonton lebih dari 35 juta kali di YouTube.
6. .Feast – “Nina”
“Nina” dari .Feast berada di posisi keenam, turun satu peringkat dari pekan sebelumnya. Dirilis pada April 2024, lagu ini disebut menjadi salah satu karya paling sukses .Feast, dengan catatan lebih dari 213 juta pemutaran di Spotify.
7. Raim Laode – “Komang”
“Komang” mempertahankan posisi ketujuh. Dirilis pada Agustus 2022, lagu ini terus bertahan sebagai salah satu karya lokal yang banyak dicintai. “Komang” telah diputar lebih dari 477 juta kali di Spotify.
8. Juan Reza – “PICA PICA”
Naik dua peringkat ke posisi kedelapan, “PICA PICA” dari musisi asal Nusa Tenggara Timur, Juan Reza, semakin menguatkan posisinya di kancah nasional. Lagu ini telah diputar lebih dari 27,7 juta kali di Spotify dan meraih lebih dari 67 juta penayangan di YouTube.
9. For Revenge – “Serana”
“Serana” naik satu peringkat ke posisi kesembilan. Lagu ini disebut menjadi karya paling sukses dalam diskografi For Revenge, dengan lebih dari 499 juta pemutaran di Spotify.
10. yung kai – “blue”
Menutup daftar 10 besar, “blue” dari yung kai berada di posisi kesepuluh. Lagu ini viral di TikTok dan hingga kini telah diputar 445 juta kali di Spotify, disebut sebagai salah satu pencapaian streaming besar untuk lagu independen.

