ARTOTEL Harmoni Jakarta menggelar acara bertajuk “Piringan Hitam Party” pada Minggu (8/2) sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang gaya hidup dan kreativitas di Jakarta. Kegiatan ini menarik minat komunitas kolektor piringan hitam, penikmat musik retro, hingga keluarga yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan suasana berbeda.
Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung di area courtyard, ruang terbuka yang menjadi bagian dari restoran serta area publik hotel. Sejak pagi, pengunjung disuguhi alunan musik analog dari pemutar piringan hitam yang menghadirkan karakter suara hangat dan autentik, berbeda dari pengalaman mendengarkan musik digital sehari-hari.
Penyelenggara menghadirkan dua konsep hiburan utama. Sesi vinyl spinning party menampilkan kurasi musik yang diputar langsung dari piringan hitam, sementara bazaar market menyediakan beragam rilisan fisik musik, barang koleksi, dan produk kreatif yang dapat diburu pengunjung.
Dengan biaya partisipasi Rp99.000, pengunjung mendapatkan akses ke buffet breakfast spesial yang disiapkan tim kuliner ARTOTEL Harmoni Jakarta, mencakup menu sarapan Indonesia dan pilihan western. Acara juga dilengkapi pembagian merchandise eksklusif serta sesi doorprize.
General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta, Arbiter Gerhard, mengatakan antusiasme pengunjung mencerminkan meningkatnya kembali minat masyarakat terhadap musik analog. “Kami melihat antusiasme yang luar biasa terhadap tren vinyl yang kembali bangkit. Melalui acara ini, kami ingin memberikan ruang bagi para pecinta musik analog untuk berbagi passion mereka sambil menikmati fasilitas hotel kami,” ujarnya.
Melalui “Piringan Hitam Party”, ARTOTEL Harmoni Jakarta menilai ketertarikan terhadap rilisan fisik dan pengalaman budaya yang autentik masih memiliki tempat di tengah perkembangan era digital. Ke depan, hotel ini berharap dapat terus menghadirkan program kreatif yang memadukan unsur seni, musik, dan kuliner, sekaligus menjadi wadah kolaborasi bagi komunitas dan pelaku kreatif.

