Jakarta — Ide lagu kini bisa dituangkan tanpa harus memegang alat musik. Sebuah aplikasi bernama Nada memungkinkan pengguna mengubah senandung (humming) menjadi komposisi musik yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Nada dikembangkan oleh startup Tunelab yang digawangi alumni Apple Developer Academy. Aplikasi ini sudah tersedia di App Store dan menyasar musisi maupun kreator yang ingin menuangkan gagasan musik secara praktis.
Co-founder Tunelab, Bregas Satria Wicaksono, mengatakan ide pembuatan Nada berangkat dari kebutuhan sederhana ketika ia dan rekannya ingin membuat musik tanpa instrumen. Keterbatasan saat merantau tanpa membawa gitar atau piano, menurutnya, menjadi pemicu untuk memanfaatkan suara sebagai alat utama.
Melalui Nada, pengguna cukup merekam senandung melodi. Aplikasi kemudian mengonversi rekaman tersebut ke format MIDI, yang bisa diolah dengan memilih berbagai instrumen dan melakukan layering untuk membentuk aransemen yang lebih lengkap.
Pengembangan aplikasi ini juga melibatkan masukan dari musisi profesional. Tunelab melakukan pengujian dengan sejumlah pelaku industri musik, termasuk produser dan musisi, untuk memastikan fitur yang dihadirkan sesuai kebutuhan. Salah satu masukan yang diakomodasi adalah fitur koreksi nada, yang diwujudkan melalui editor MIDI agar pengguna bisa memperbaiki nada yang kurang presisi.
Dalam perjalanannya, Tunelab juga menyoroti peran Apple Developer Institute di Jakarta yang membuka akses pada mentor dan jaringan industri. Bregas menyebut koneksi tersebut membantu tim berinteraksi langsung dengan musisi yang lebih berpengalaman.
Saat ini, Tunelab beranggotakan delapan orang yang bekerja secara remote dari Bali dan Jakarta, sembari tetap rutin bertemu untuk menyelaraskan pengembangan produk.
Ke depan, Nada direncanakan mendapat pengembangan berupa instrument pack berbasis genre, mulai dari pop hingga dangdut, termasuk eksplorasi instrumen tradisional Indonesia. Tim juga mempertimbangkan integrasi kecerdasan buatan untuk membantu penyusunan aransemen secara otomatis, seperti rekomendasi baseline dari hasil humming. Namun, Bregas menyatakan fokus saat ini masih pada pematangan fitur yang sudah ada.