BERITA TERKINI
Anyma Batal Tampil di Coachella 2026 Akibat Angin Kencang, Sampaikan Permintaan Maaf

Anyma Batal Tampil di Coachella 2026 Akibat Angin Kencang, Sampaikan Permintaan Maaf

Musisi elektronik Anyma terpaksa membatalkan penampilan audiovisual bertajuk ÆDEN di Coachella 2026 karena cuaca ekstrem di Indio, California, pada Sabtu, 11 April, dini hari waktu setempat. Pembatalan dilakukan menyusul angin kencang yang dinilai membahayakan jalannya pertunjukan.

Melalui akun X pribadinya, Matteo Milleri—pria di balik nama panggung Anyma—mengaku terpukul atas keputusan tersebut dan menyampaikan permintaan maaf kepada penonton yang hadir di panggung utama maupun yang menyaksikan melalui siaran langsung.

“Saya sangat patah hati. Tidak banyak kata yang bisa saya ucapkan selain rasa sedih dan permintaan maaf yang tulus kepada semua orang yang sudah hadir di panggung utama maupun yang menonton lewat livestream,” tulisnya, dikutip Minggu, 12 April 2026.

Anyma menilai pembatalan ini terasa menyakitkan karena persiapan pertunjukan telah dilakukan dalam waktu lama. Ia menyebut dirinya dan tim telah bekerja selama setahun terakhir untuk menyiapkan ÆDEN, termasuk materi musik dan karya seni baru yang ingin ditampilkan.

“Kesempatan untuk membagikan menampilkan pertunjukan ÆDEN yang baru dan membagikan semua musik serta karya seni barunya ini sangat berarti bagi saya, lebih dari yang bisa saya ungkapkan,” tulis Anyma.

Ia menambahkan, “Rasanya sungguh menyakitkan, terutama setelah bekerja siang dan malam selama setahun terakhir, bukan hanya saya, tetapi juga tim saya dan kru @coachella, yang telah mencurahkan segalanya untuk ini.”

Pihak penyelenggara Coachella dilaporkan mengirim notifikasi darurat kepada penonton pada pukul 00.17 dini hari, bertepatan dengan jadwal Anyma yang seharusnya tampil setelah penampilan Sabrina Carpenter. Angin kencang dengan kecepatan 35–40 mph (sekitar 60 km/jam) disebut melanda area festival dan sempat merobohkan beberapa tenda di lokasi perkemahan.

Kondisi tersebut membuat pembangunan panggung futuristik yang dibutuhkan untuk pertunjukan Anyma tidak memungkinkan dilakukan. Anyma menjelaskan faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama karena angin kencang menghambat pendirian panggung sekaligus membuat peralatan pertunjukan tidak dapat dioperasikan dengan aman.

“Angin kencang yang berbahaya tidak hanya menghalangi kami dan Coachella untuk mendirikan panggung, tetapi juga membuat seluruh peralatan pertunjukan langsung dan penampilan saya tidak dapat dijalankan dengan aman,” jelasnya.

Meski jadwal akhir pekan pertama festival disebut sudah penuh, Anyma menyatakan tengah mencari cara agar tetap dapat menyuguhkan musik kepada penggemar tanpa mengganggu slot waktu artis lain. Ia berjanji akan memberikan pembaruan lebih lanjut.

“Saya sedang mencari cara agar setidaknya bisa menyajikan musik untuk kalian, tapi saya tidak ingin mengganggu slot waktu para artis lainnya. Kabar terbaru akan segera menyusul,” tutupnya.