BERITA TERKINI
Vo Thien Thanh luncurkan buku esai tentang dinamika dunia musik Saigon

Vo Thien Thanh luncurkan buku esai tentang dinamika dunia musik Saigon

Komposer Vo Thien Thanh merilis sebuah buku yang memuat kumpulan esai dan catatan tentang perjalanan bermusik, termasuk kisah-kisah yang ia sebut sebagai “keluhan” dan “balas dendam” di lingkungan kerja kreatif. Peluncuran buku berlangsung pada sore 11 April di Jalan Buku Kota Ho Chi Minh.

Di balik karya-karya yang dikenal luas seperti “Wish”, “Wind Chimes”, “Cyclo”, dan “Morning at Ciao Cafe”, Vo Thien Thanh menyebut dirinya lebih sebagai orang yang “membuat dan menulis musik” ketimbang penulis buku. Meski pernah menulis sejumlah esai untuk surat kabar, ia mengaku tidak pernah merencanakan untuk menerbitkan buku.

Menurut Vo Thien Thanh, keputusan menerbitkan buku bermula dari sebuah pesan tak terduga melalui Messenger dari penulis Nguyen Vinh Nguyen. Dari unggahan-unggahan di halaman Facebook pribadinya yang berisi emosi dan cerita, naskah perlahan terbentuk menjadi karya berbentuk buku. Dalam peluncuran tersebut, ia mengatakan bahwa tanpa dorongan Nguyen Vinh Nguyen, buku itu tidak akan hadir, seraya menambahkan keyakinannya bahwa peristiwa tidak terjadi secara kebetulan.

Buku ini dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama, “Catatan tentang Musik”, menghadirkan potret sejumlah wajah yang akrab di kancah musik Vietnam melalui sudut pandang sederhana Vo Thien Thanh. Ia menyebut adanya “hubungan lintas waktu” dengan kolega dan teman—yang ia selingi dengan candaan tentang banyaknya “dendam dan konflik”—di antaranya Nguyen Thao dan Ha Anh Tuan.

Bagian ini juga memuat cerita di balik layar studio rekaman yang disebut belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Sejumlah nama turut muncul, mulai dari tokoh senior yang telah wafat seperti komposer Quoc Dung dan The Hien, hingga rekan-rekan dekat seperti Duc Tri, Dung Da Lat, My Tam, Doan Trang, serta grup MTV. Rangkaian kisah itu membentuk gambaran tentang musik kontemporer Saigon sejak akhir 1990-an.

Bagian kedua, “Sebuah Jalan-jalan”, berisi refleksi tentang mengapresiasi keindahan musik melalui karya-karya besar. Vo Thien Thanh menempatkan momen-momen musik sebagai penopang dalam keseharian, sekaligus menghadirkan perspektif seorang komposer, produser, dan penikmat musik saat berhadapan dengan tekanan masyarakat yang bergerak cepat secara teknologi.

Tanpa ambisi sastra yang besar, buku ini digambarkan sebagai semacam buku catatan yang merekam emosi dan pengalaman hidup. Melalui alur yang santai, Vo Thien Thanh menyatakan ingin meneguhkan keyakinan pada keindahan, nilai-nilai murni, dan empati di tengah masa yang bergejolak. Ia juga menyebut buku ini sebagai bentuk penghormatan dan ucapan terima kasih kepada “teman-teman seperjalanan” yang menginspirasinya dalam perjalanan seni.