Universitas Merdeka (UNMER) Malang berkontribusi dalam pengembangan desa wisata berbasis alam dan budaya melalui dukungan terhadap peresmian Pendopo Gastronomi Ledok Ombo di Desa Poncokusumo, Kabupaten Malang, Minggu (18/01).
Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan universitas, akademisi, serta pemangku kepentingan pariwisata dan pemerintah daerah. Kehadiran sivitas akademika UNMER Malang disebut sebagai wujud kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam memperkuat desa wisata yang berkelanjutan.
Rektor UNMER Malang, Dr. Prihat Assih, S.E., M.Si., Ak., CSRS., menegaskan pendopo gastronomi berperan sebagai ruang edukasi yang mengintegrasikan nilai budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata berkelanjutan. “Pendopo gastronomi ini tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi ruang belajar bersama yang mengintegrasikan nilai budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata berkelanjutan,” ujarnya.
Pendopo Gastronomi Ledok Ombo diresmikan sebagai pusat edukasi kuliner tradisional dan pelestarian budaya lokal, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Inisiatif ini juga dikaitkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama SDG 8 melalui penguatan ekonomi lokal dan penciptaan peluang kerja di sektor pariwisata, serta SDG 17 melalui kemitraan antara akademisi, pemerintah, dan komunitas untuk mendorong pembangunan desa wisata yang inklusif dan berkelanjutan.