BERITA TERKINI
Steve Vai: Perjalanan Musisi Serbabisa dan Pelopor Gitar Listrik Tujuh Senar

Steve Vai: Perjalanan Musisi Serbabisa dan Pelopor Gitar Listrik Tujuh Senar

Steve Vai, bernama lengkap Steve Siro Vai, lahir pada 6 Juni 1960 di Carle Palace, New York, Amerika Serikat. Ia merupakan anak keempat dari keluarga imigran Italia. Ketertarikannya pada musik muncul sejak dini, bermula saat ia menyentuh tuts piano pada usia lima tahun dan memahami perbedaan nada tinggi dan rendah di papan tuts. Momen itu membuatnya yakin musik akan menjadi bagian penting dalam hidupnya, termasuk dorongan untuk menciptakan musiknya sendiri.

Setahun kemudian, ketika berusia enam tahun, Vai melihat seorang anak berusia sembilan tahun bermain gitar di ruang musik sekolah. Ia mengaku langsung merasa gitar akan menjadi instrumen seumur hidupnya. Seiring waktu, Vai dikenal bukan hanya sebagai vokalis utama dan gitaris solo, tetapi juga penulis lagu, komposer, pengatur orkestra, dan produser.

Pengaruh musik dalam hidupnya datang dari rumah. Ia banyak terpapar musik yang diputar ayahnya, terutama dari serial TV West Side Story (1961). Setelah itu, ia diperkenalkan pada rock kontemporer dan musik progresif. Vai pernah menegaskan keyakinan yang ia rasakan sejak awal: “musik akan menjadi bagian besar dalam hidup saya.”

Pada usia 12 tahun, ia terpesona oleh permainan gitar solo Led Zeppelin. Ketertarikan itu berlanjut menjadi pembelajaran formal saat ia mulai mengambil pelajaran gitar pada 1973 dengan Joe Satriani, gitaris rock yang juga dikenal sebagai penulis lagu, komposer, dan guru bagi banyak gitaris.

Karier musik profesional Vai dimulai pada 1978 dan berlanjut hingga kini. Setelah meninggalkan Berklee College of Music, ia pindah ke California dan resmi bergabung dengan band Zappa hingga 1986. Setelah itu, ia menjadi gitaris utama untuk band rock Van Halen hingga 1989. Dalam perjalanannya, Vai meraih tiga Penghargaan Grammy dan menerima 15 nominasi.

Selain kiprahnya sebagai musisi panggung, Vai juga dikenal karena perannya dalam memperkenalkan gitar listrik tujuh senar untuk musik rock. Secara umum, gitar berkembang selama lebih dari 500 tahun, dari bentuk bersenar tunggal hingga konfigurasi yang paling lazim saat ini, yaitu enam senar. Namun, sejumlah pelopor kemudian mendorong batas dengan desain tujuh, delapan, sepuluh, hingga dua belas senar.

Vai disebut sebagai sosok pertama yang mencetuskan ide merancang gitar listrik tujuh senar untuk kebutuhan musik rock. Ia memesan gitar listrik tujuh senar pertamanya pada 1987, langkah yang kemudian memicu efek domino di dunia musik. Dalam satu kisah, ia menceritakan percakapannya dengan pihak Ibanez ketika membahas rancangan gitar yang “benar-benar keren”. Saat ditawari konsep delapan senar, Vai mempertanyakan bagaimana teknik permainan akan diatur. Ia lalu menyatakan lebih memahami tujuh senar karena telah memiliki gagasan untuk membuat gitar tujuh senar yang layak digunakan luas dan ingin menjadi pelopor penggunaannya dalam rock. Percakapan itu berujung pada kesepakatan untuk membuatkan gitar tujuh senar bergaya JEM.

Tak lama kemudian, Vai merekam album Passion and Warfare hanya dengan menggunakan gitar tujuh senar Ibanez pertamanya. Sejak itu, ia kerap diasosiasikan dengan gitar tujuh senar dalam banyak karya, termasuk “All About Eve”, “The Moon and I”, “In My Dreams with You”, “I Know You’re Here”, dan “Little Wing”.

“All About Eve” ditulis, dinyanyikan, dan dimainkan oleh Vai untuk album Fire Garden, yang dirilis pada 17 September 1996. Album tersebut masuk tangga lagu Top 100 Albums di Finlandia, Prancis, dan Belanda, serta muncul di Billboard Top 200 Albums di Amerika Serikat. Lagu “All About Eve” digambarkan bertutur tentang seorang pria yang kecewa dengan cinta butanya. Ia merasa seolah disihir, mengalami penderitaan, dan melihat hubungan yang semula terasa seperti surga berubah menjadi tempat yang berbahaya baginya.

Sementara itu, “In My Dreams with You” mengisahkan seorang pria yang terus diperlakukan dingin, ditolak, dan dikritik oleh kekasihnya. Upaya menunjukkan kasih sayang dianggap bodoh, sedangkan kelembutan yang ia rasakan dalam mimpi disebut hanya ilusi. Karena kenyataan yang pahit, tokoh dalam lirik berharap tidak dibangunkan agar bisa tetap berada dalam mimpi yang damai.

Vai juga dikenal melalui interpretasinya atas “Little Wing”, lagu yang ditulis Jimi Hendrix dan direkam oleh The Jimi Hendrix Experience pada 1967. Lagu ini merupakan balada bertempo lambat dengan nuansa blues serta penggunaan efek studio. Liriknya merujuk pada sosok feminin ideal atau malaikat pelindung, dan asal-usulnya ditautkan dengan rekaman 1966 “She’s a Fox (My Girl)”, lagu R&B dengan iringan gitar yang dipengaruhi Curtis Mayfield. “Little Wing” menjadi salah satu karya Hendrix yang paling terkenal, menempati peringkat ke-366 dalam daftar “500 Lagu Terhebat Sepanjang Masa” versi majalah Rolling Stone, dan telah diaransemen ulang oleh banyak musisi, termasuk Steve Vai dengan ciri permainan gitar tujuh senarnya.