Universitas Multimedia Nusantara (UMN) berkolaborasi dengan Penerbit Buku Kompas menggelar peluncuran buku sekaligus diskusi bertajuk Words from Our Lecturers. Kegiatan ini berlangsung di Lecture Theatre, New Media Tower, UMN, Tangerang, Rabu (21/5/2025).
Diskusi membedah buku Selisik Linguistik Forensik: Menjadi Bintang di Ruang Sidang karya dosen UMN, Niknik M. Kuntarto. Selain itu, diperkenalkan pula buku Beyond Borders: Communicating Global Brands in the Digital Age, sebuah bunga rampai yang ditulis mahasiswa magister Ilmu Komunikasi UMN.
Niknik menjelaskan, buku terbarunya merupakan bagian dari serial linguistik forensik. Sebelumnya ia telah menerbitkan Selisik Linguistik Forensik: Penanganan Konflik Komunikasi. Jika buku sebelumnya memuat analisis bahasa dalam kasus hukum serta cara menjadi ahli bahasa, buku terbaru menyoroti penampilan ahli bahasa dalam persidangan.
Menurut Niknik, Selisik Linguistik Forensik: Menjadi Bintang di Ruang Sidang ditulis dengan gaya naratif dan imajinatif, namun tetap berakar pada realitas hukum di Indonesia. Buku ini memuat bahasan berbagai kasus, mulai dari penghinaan digital, kekerasan verbal, hingga pelecehan seksual. Ia menekankan, buku tersebut tidak hanya berisi teori, melainkan berupaya menjembatani dunia akademik dan praktik di ruang sidang.
Niknik juga menegaskan peran ahli bahasa dinilai penting dalam penegakan hukum, terutama pada perkara yang berkaitan dengan ujaran, makna ganda, dan pencemaran nama baik. Dalam rilis yang diterima Kompas TV pada Rabu (21/5), pembahas sekaligus penulis buku Belajar Goblok dari Bob Sadino, Dodi Mawardi, menyampaikan bahwa Niknik dinilai berhasil mengemas tema yang berat dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami.
Sementara itu, buku Beyond Borders: Communicating Brands in the Digital Age dieditori oleh Arsa Widitiarsa Utoyo dan Agustinus Rusdianto Berto. Buku ini memuat 21 artikel mahasiswa batch 5 program magister Ilmu Komunikasi UMN yang merupakan hasil mata kuliah Communication & Global Brand. Kumpulan tulisan tersebut menyoroti penerapan strategis komunikasi pemasaran dari merek-merek global untuk menembus batas budaya, geografis, dan teknologi.
Mata kuliah tersebut diajarkan dalam kelas internasional hasil kerja sama antara MIKOM UMN Graduate School dan University of the East (UE) Manila, Filipina. Selain mahasiswa UMN dan UE, kelas ini juga diikuti mahasiswa dari sejumlah mitra UMN, antara lain Universiti Teknologi MARA (UiTM) Syah Alam, University of the Philippines-Los Banos (UPLB), De La Salle University Manila, serta University of Liberal Arts Bangladesh (ULAB).
Rektor UMN Andrey Andoko menyatakan, diskusi buku ini bertujuan memotivasi dosen agar lebih produktif menulis karya yang dapat diakses publik. Ia berharap penerbitan buku dapat menjadi budaya akademik, sehingga dosen memiliki target menulis dan berkolaborasi dengan penerbit bereputasi.
Acara diskusi dihadiri kalangan akademisi, kepolisian, dan masyarakat umum. Diskusi dipandu moderator Dr. Kristina Nurhayati, M.I.Kom., dengan Dodi Mawardi sebagai narasumber. Sejumlah pimpinan UMN turut hadir, yakni Rektor UMN Dr. Ir. Andrey Andoko, M.Sc., Prof. Friska Natalia, Ph.D. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasionalisasi, Prof. Dr. Florentina Kurniasari, S.Sos., MBA. selaku Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Keberlanjutan, serta Dr. Ika Yanuarti, S.E., M.S.F, CSA selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Employability & Kewirausahaan.

