BERITA TERKINI
Tren Wellness Living Dorong Arah Baru Properti Residensial di Canggu Bali Menjelang 2026

Tren Wellness Living Dorong Arah Baru Properti Residensial di Canggu Bali Menjelang 2026

Pergeseran gaya hidup modern mendorong perubahan arah pengembangan properti residensial. Konsep wellness living dan cozy living kini semakin menentukan pilihan hunian, terutama di kawasan global seperti Bali.

Hunian tidak lagi dipandang sekadar tempat tinggal, melainkan ruang yang menghadirkan ketenangan, keseimbangan, serta kualitas hidup yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, Canggu disebut menjadi salah satu kawasan yang merasakan dampak positif dari tren tersebut.

Lingkungan alami yang masih terjaga, pertumbuhan komunitas gaya hidup sehat, serta dukungan infrastruktur yang kian matang dinilai menjadikan Canggu menarik bagi pengguna akhir maupun investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dari sisi investasi, properti dengan pendekatan wellness disebut memiliki ketahanan pasar yang lebih baik. Tingkat hunian cenderung stabil dengan durasi sewa yang lebih panjang, terutama di destinasi internasional seperti Bali.

Direktur Marketing PT Asia Mas Realty, Kevin Daniel, menyampaikan ada tiga faktor utama yang mendorong tingginya minat pada konsep tersebut. Menurutnya, penyewa jangka menengah dan panjang, termasuk ekspatriat dan pekerja jarak jauh, cenderung mencari hunian yang mendukung kesehatan mental, memiliki akses mudah ke fasilitas gaya hidup, serta menawarkan kenyamanan untuk jangka panjang.

“Penyewa jangka menengah dan panjang, termasuk ekspatriat dan remote worker, cenderung memilih hunian yang mendukung kesehatan mental, memiliki akses mudah ke fasilitas gaya hidup, serta menawarkan kenyamanan jangka panjang. Jadi bukan sekadar estetika. Inilah sebabnya villa dengan wellness-oriented dinilai lebih adaptif terhadap fluktuasi pasar,” kata Kevin.

Dalam pengembangan kawasan, Echovista yang disebut menjadi bagian dari kawasan terpadu Canggu Hills diperkenalkan sebagai residential villa premium. Proyek ini berada di depan Outdoor Mall Canggu Hills dan berlokasi di jalan utama Canggu–Pererenan, jalur yang menghubungkan kawasan hunian dengan pantai, destinasi kuliner, beach club, hingga pusat aktivitas.

Echovista menawarkan empat tipe unit untuk mengakomodasi kebutuhan hunian dan investasi. Tipe Acacia memiliki luas tanah 312 m² dan bangunan 347 m², Bougainvillea dengan luas tanah 260 m² dan bangunan 287 m², Daisy seluas 210 m² dengan bangunan 228 m², serta tipe Edelweiss dengan luas tanah 140 m² dan bangunan sekitar 124 m².

Kevin menyebut seluruh unit mengusung fitur yang berfokus pada kualitas hidup, antara lain personal oasis sebagai ruang relaksasi privat, homey backyard sanctuary yang luas dan fleksibel untuk aktivitas komunal maupun personal, serta ecotech yang dirancang untuk mengoptimalkan ekosistem dan teknologi demi kenyamanan penghuni.

Adapun prospek kawasan Canggu pada 2026 dinilai tetap solid. Bali disebut semakin dipandang sebagai destinasi hunian dan investasi global, bukan semata tujuan wisata. Permintaan terhadap properti berkualitas juga disebut terus tumbuh, didorong oleh minat investor domestik dan internasional yang melihat Bali sebagai sumber passive income yang stabil dan instrumen investasi jangka panjang.

“Memasuki 2026, kami melihat Canggu akan semakin matang sebagai kawasan hunian dan investasi jangka panjang. Pertumbuhan kawasan yang konsisten, peningkatan infrastruktur, capital gain yang stabil di kisaran 10 persen per tahun, serta pergeseran minat pasar ke hunian berkualitas, menjadikan Canggu bukan lagi sekadar destinasi wisata, tetapi juga pusat lifestyle living yang berkelanjutan,” ujar Kevin.