BERITA TERKINI
Tim Futsal Sawahlunto Siapkan Strategi Berbeda untuk Liga Nusantara dan Porprov

Tim Futsal Sawahlunto Siapkan Strategi Berbeda untuk Liga Nusantara dan Porprov

Tim Futsal Sawahlunto mulai berbenah untuk menghadapi dua agenda besar pada tahun ini, yakni Liga Nusantara dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Persiapan dilakukan dengan menyesuaikan regulasi batas usia serta kebutuhan tim di masing-masing kompetisi.

Pelatih fisik tim, Lutfi Mifta Furqana, mengatakan pihaknya telah memetakan strategi berbeda karena terdapat perbedaan batas usia pemain yang cukup signifikan antara Liga Nusantara dan Porprov.

Untuk Liga Nusantara, Lutfi menilai tim berada dalam kondisi cukup siap. Kompetisi tersebut menerapkan batas usia maksimal 22 tahun, dengan mayoritas pemain Sawahlunto merupakan kelahiran 2004. Menurutnya, komposisi skuad saat ini sudah memadai untuk bersaing.

“Sementara itu untuk Liga Nusantara, karena kemungkinan usia 22 dan tahun kelahiran pemain itu mungkin di 2004, maka Sawahlunto sudah siap dengan pemain-pemainnya. Komposisi pemain kita sudah cukup dan mumpuni,” kata Lutfi.

Saat ini, tim disebut masih memfokuskan persiapan pada pemantapan kondisi fisik dan penyesuaian komposisi pemain sesuai kebutuhan kompetisi.

Namun, tantangan berbeda muncul saat menatap Porprov. Ajang ini diperuntukkan bagi pemain yang lebih muda, yakni kelahiran 2009. Lutfi menyebut, Sawahlunto baru memiliki sekitar 7 hingga 8 pemain yang memenuhi kriteria tersebut.

“Kalau untuk Porprov sendiri, karena kelahirannya itu 2009, Sawahlunto baru punya pemain sekitar 7-8 orang. Kekurangan kuota pemain ini mungkin akan kita libatkan dari daerah lain,” ujarnya.

Meski demikian, Lutfi menegaskan peluang tetap terbuka bagi pemain lokal untuk mengisi kekurangan. Ia menyebut waktu persiapan yang masih panjang hingga Oktober menjadi kesempatan untuk melanjutkan seleksi dan pembinaan agar kebutuhan tim terpenuhi.