Santos Bravos, grup Latin pertama di bawah naungan HYBE, menyatakan ambisi mereka untuk menyatukan pendengar dari berbagai belahan dunia melalui musik. Pernyataan itu disampaikan dalam acara media yang digelar pada 10 April 2026 di markas HYBE, Yongsan, Seoul. “Kami akan mengumpulkan seluruh dunia dalam satu irama,” kata mereka.
Grup ini beranggotakan lima orang dengan latar negara yang beragam: Drew Venegas (Amerika/Meksiko), Alejandro Aramburu (Peru), Kauê Peña (Brasil), Gaby Vermudez (Puerto Rico), dan Kenneth Ravil (Meksiko). Mereka resmi debut pada 21 Oktober 2025 setelah menjalani realitas series yang sama.
Dengan keragaman budaya para anggotanya, Santos Bravos berkomitmen memadukan soul dan groove musik Latin dengan kehalusan produksi K-Pop. Mereka juga membagi persona grup menjadi dua sisi: “Santos” yang mewakili karakter ceria dan “Bravos” yang menggambarkan sisi lebih gelap dan karismatik, yang ditampilkan lewat musik serta penampilan panggung.
Dalam kesempatan itu, para anggota turut menceritakan kesan mereka selama berada di Korea. Drew menyampaikan rasa syukur atas pengalaman tersebut dan berharap dapat banyak belajar. Gaby, yang berperan sebagai lead dancer, mengatakan kunjungan ini menjadi pengalaman pertamanya ke Korea. Sementara Kenneth mengungkapkan mereka menikmati waktu di sana dan bersyukur bisa menjalani aktivitas bersama sebagai grup.
Kelima anggota sepakat bahwa target mereka tidak berhenti pada pasar Amerika Latin. Alejandro menegaskan mereka ingin dikenal secara global dan merasa bangga dengan nama Santos Bravos yang diberikan kepada mereka. Ia juga menyebut grup ini membawa representasi musik Latin dari berbagai negara.
Dalam kunjungan perdana mereka, Santos Bravos menilai penting untuk mempelajari budaya Korea. Drew mengatakan ia menantikan kesempatan belajar dari para senior di industri, serta menyebut inspirasi yang mereka dapatkan dari sejumlah grup seperti BTS dan LE SSERAFIM.
Album pertama mereka berjudul Dual mengangkat tema dualitas dan memuat enam lagu, termasuk dua lagu utama “MHM” dan “Belostede”. Kauê menyebut album tersebut sebagai proyek yang istimewa karena menjadi momen pertama mereka memperkenalkan musik dan karya seni kepada publik.
Dengan materi debut dan konsep yang menonjolkan dua sisi karakter, Santos Bravos menyatakan kesiapan mereka untuk memperlihatkan ragam musik yang ditawarkan. Mereka berharap dapat menjangkau penggemar di berbagai negara, termasuk pasar Korea yang dinilai penting bagi perjalanan mereka.