PT Pendanaan Efek Indonesia (PEI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 6 Mei 2026 di Ruang Rapat Utama PEI, Gedung BEI Tower 1 Lantai 3, Jakarta. Rapat tersebut dihadiri seluruh pemegang saham PEI, yaitu PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Japan Securities Finance Co., Ltd. (JSF).
Dalam RUPS Tahunan itu, para pemegang saham menyetujui lima agenda utama. Agenda yang disahkan mencakup persetujuan Laporan Tahunan Perseroan beserta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025 dan pengesahan laporan keuangan per 31 Desember 2025, penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk audit tahun buku 2026, perubahan Pasal 16 ayat (4) huruf (c) Anggaran Dasar Perseroan, perubahan susunan Direksi, serta penetapan kembali remunerasi Direksi.
Rapat dipimpin Komisaris Utama PEI Robinson Paido Simbolon. Sementara pemaparan laporan tahunan dan kinerja keuangan perseroan disampaikan Direktur Utama PEI Yoyok Isharsaya.
Dalam Laporan Tahunan bertema “Grow with The Flow”, Yoyok menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), para pemegang saham, karyawan, serta seluruh partisipan PEI atas dukungan terhadap pencapaian PEI sepanjang 2025.
Seluruh agenda rapat disetujui 100 persen pemegang saham. Salah satu keputusan penting adalah pengangkatan Jerusalem Susdo Hasitongan Armeyn sebagai anggota Direksi baru, menggantikan Suryadi yang masa jabatannya sebagai Direktur PEI telah berakhir efektif sejak 5 Februari 2026.
Dengan keputusan tersebut, Jerusalem Susdo Hasitongan Armeyn ditetapkan sebagai Direktur PEI.