BERITA TERKINI
Ruhut Sitompul Dilaporkan usai Unggah Meme Anies Baswedan, Ini Asal-usul Istilah Meme

Ruhut Sitompul Dilaporkan usai Unggah Meme Anies Baswedan, Ini Asal-usul Istilah Meme

Politikus Ruhut Sitompul dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Panglima Komandan Patriot Revolusi (Kopatrev) Petrodes Mega MS Keliduan. Pelaporan itu diduga berkaitan dengan unggahan Ruhut di Twitter.

Melalui akun @ruhutsitompul, Ruhut mengunggah meme yang menampilkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang mengenakan baju adat suku Dani dari Papua. Dalam unggahan pada Rabu, 11 Mei 2022, Ruhut menuliskan, “Ha ha ha kata orang Betawi usahe ngeri X Sip deh.” Postingan tersebut dinilai dapat menimbulkan persoalan rasisme.

Asal-usul kata meme

Seiring kehadiran media sosial dalam kehidupan masyarakat, meme semakin populer dalam beberapa dekade terakhir. Media sosial turut berperan dalam penyebaran informasi, termasuk meme. Lalu, apa sebenarnya meme dan dari mana istilah itu berasal?

Istilah meme—dibaca “mim”—merupakan adaptasi dari kata Yunani mimema yang berarti “meniru”. Istilah ini diperkenalkan oleh ahli biologi evolusi asal Inggris, Richard Dawkins, dalam karyanya The Selfish Gene pada 1976.

Meme internet dan bentuk-bentuknya

Makna meme sebenarnya luas. Apa yang umum disebut meme saat ini merupakan bagian dari konsep tersebut, yakni meme internet. Pada awal abad ke-21, meme internet yang tumbuh dalam budaya internet semakin populer dan kembali memunculkan minat pada konsep meme.

Meme internet menyebar dari orang ke orang melalui proses peniruan, biasanya lewat email, media sosial, dan berbagai situs web. Bentuknya tidak terbatas pada gambar.

  • Gambar: umumnya berupa gambar yang dibubuhi tulisan—atau bahkan tanpa tulisan—yang menyampaikan makna tertentu, bisa bersifat lucu maupun menyindir.

  • Video: video pendek yang beredar di media sosial juga dapat menjadi meme, terutama jika memuat pesan satir atau sindiran. Contohnya antara lain format video bertajuk “Be like...” atau “Meanwhile..”.

Bagi sebagian orang, meme menjadi hiburan. Namun di sisi lain, meme juga dapat menyinggung pihak tertentu. Dalam beberapa kasus, pihak berwenang di suatu negara bahkan melarang penyebarluasan meme tertentu.

Konsep meme menurut Richard Dawkins

Konsep meme menurut Dawkins tidak sepenuhnya sama dengan pengertian meme internet. Dawkins memandang meme sebagai paralel budaya dari gen biologis dan menganggapnya mirip gen “egois”.

Dalam pandangan Dawkins, meme membawa informasi, direplikasi, dan ditransmisikan dari satu orang ke orang lain. Meme juga dapat berevolusi, bermutasi secara acak, dan mengalami seleksi alam, dengan atau tanpa dampak pada kebugaran manusia.

Dalam suatu budaya, meme dapat mengambil bentuk beragam, seperti ide, keterampilan, perilaku, frasa, atau mode tertentu. Replikasi dan transmisinya terjadi ketika seseorang menyalin satu unit informasi budaya dari orang lain melalui komunikasi verbal, visual, atau elektronik—mulai dari buku dan percakapan hingga televisi, email, atau internet. Meme yang paling berhasil disalin dan ditransmisikan cenderung menjadi yang paling umum dalam suatu budaya.