Penyanyi Angel Pieters merilis lagu pop terbarunya berjudul “Garis Tangan” pada Selasa melalui label Nocturn Records. Lagu ini menjadi karya terbaru bagi Angel, yang dikenal sebagai jebolan ajang Idola Cilik.
Angel mengungkapkan, proses penggarapan “Garis Tangan” menghadirkan tantangan tersendiri hingga membuatnya kembali mempelajari teknik vokal. Ia menyebut langkah itu dilakukan agar dapat menghayati lagu secara lebih mendalam.
“Tantangan saya adalah belajar menyanyi kembali. Belajar menyanyi lagi, bagaimana mengenakkan lagu, bagaimana menghayati lagu,” kata Angel saat ditemui di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Menurut Angel, lagu tersebut tercipta melalui kolaborasi produser musik Martinus Layardo dengan penulis lirik Mo Kamga. Ambram Lembono dan Kitut Sinjingo turut membantu dalam proses produksi.
Angel mengatakan pengerjaan lagu berlangsung dalam waktu singkat, seiring persiapannya untuk bekerja sama dengan sejumlah talenta musik profesional. Ia juga menyinggung pengalaman Martinus Layardo yang telah menghasilkan lagu-lagu hit, serta ketertarikannya pada karya Mo Kamga sebagai penyanyi.
Secara tema, “Garis Tangan” memuat refleksi kehidupan dan membahas penerimaan manusia terhadap takdir. Angel menyebut lagu ini mengajak pendengar menyadari adanya hal-hal yang berada di luar kendali manusia.
“Bagi saya, lagu ini maknanya jauh lebih luas. Ini bukan cuma soal takdir dua orang, tapi lebih ke arah kesadaran diri (self-awareness),” ujar Angel.
Ia menambahkan, lagu ini juga dimaksudkan sebagai penguatan bagi mereka yang sedang berjuang dalam berbagai aspek kehidupan. “Lagu ini sebenarnya ditujukan bagi para pejuang. Mereka yang sedang berjuang melawan garis tangan dalam berbagai aspek kehidupan,” kata Angel.
Dari sisi visual, aspek artwork lagu dikerjakan Henricus dari Artnivora dengan pendekatan gambar manual (hand-drawn). Angel menyebut inspirasi visual tersebut muncul saat ia mengunjungi sebuah kuil (temple).
Selain merilis lagu, Angel juga meluncurkan video musik yang disutradarai Reuben Tourino. Davy Linggar bertugas sebagai pengarah sinematografi (DOP), sementara Rizza Badudu menangani penyuntingan (editing).
Angel mengaku lega setelah peluncuran lagu pop tersebut. “Saya merasa lahir kembali sebagai seorang musisi,” ujarnya.
Lagu “Garis Tangan” tersedia di sejumlah platform musik digital mulai 17 April.