BERITA TERKINI
Regenerasi Pemain Musik Tradisional di Sanggau Dinilai Kian Sulit

Regenerasi Pemain Musik Tradisional di Sanggau Dinilai Kian Sulit

ENTIKONG – Upaya menjaga keberlangsungan musik tradisional di Kabupaten Sanggau menghadapi tantangan serius, terutama dalam regenerasi pemain dari kalangan generasi muda. Minimnya minat anak muda terhadap seni tradisi menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para pelaku budaya setempat.

Ketua Sanggar Sang Suanang, Fery, menilai perkembangan teknologi dan kuatnya arus budaya modern turut memengaruhi perubahan minat generasi muda. Musik modern yang lebih populer dan mudah diakses membuat kesenian tradisional kian tersisih.

“Saat ini sangat sulit menemukan anak muda yang benar-benar mau belajar dan menekuni musik tradisional,” kata Fery saat Dialog Sanggau Menyapa, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, proses belajar musik tradisional menuntut kesabaran dan ketekunan tinggi. Kondisi ini kerap menjadi alasan anak muda kurang tertarik karena cenderung menginginkan sesuatu yang instan.

Fery juga menyoroti minimnya ruang tampil bagi generasi muda. Ia meyakini, jika kesempatan tampil lebih banyak, minat mereka dapat tumbuh. “Jika ada lebih banyak panggung dan kesempatan tampil, saya yakin minat mereka bisa tumbuh tapi sayangnya saat ini masih minim kesempatan mereka untuk tampil,” ujarnya.

Selain panggung, ia menilai dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan penting untuk mengenalkan musik tradisional sejak dini. Tanpa pengenalan yang cukup, generasi muda dikhawatirkan semakin jauh dari akar budayanya.

Ia mendorong agar musik tradisional dikemas dengan cara yang lebih menarik tanpa menghilangkan nilai aslinya, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab pada anak muda untuk ikut melestarikan musik daerah. “Kita harus mampu mengemas musik tradisional dengan cara yang lebih menarik tanpa menghilangkan nilai aslinya serta membuat anak muda ini menjadi tertarik untuk ikut melestarikan musik daerah, mereka harus punya rasa tanggung jawab itu,” ungkapnya.

Dengan berbagai tantangan tersebut, Fery menegaskan upaya regenerasi tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan. Ia berharap kolaborasi berbagai pihak dapat menjaga eksistensi musik tradisional agar tidak punah di masa depan.