PSSI Kabupaten Bogor memastikan sejumlah agenda pembinaan dan kompetisi sepak bola akan kembali bergulir dalam waktu dekat. Program yang disiapkan mencakup kelanjutan kompetisi usia dini, turnamen tingkat provinsi, serta pelatihan lisensi bagi pelatih dan wasit.
Ketua PSSI Kabupaten Bogor, H. Iswahyudi, mengatakan kompetisi Liga BJL untuk kelompok usia U13, U15, dan U17 dijadwalkan berlanjut pada 11 April 2026. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan pemain muda secara berkelanjutan di Kabupaten Bogor.
Selain itu, turnamen Liga Jabar Istimewa Goes to Piala Presiden Provinsi untuk kelompok usia U10 dan U12 direncanakan berlangsung pada 23–24 Mei 2026. Turnamen ini dibuka dengan biaya pendaftaran Rp1 juta per tim. “Ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan jam terbang pemain usia dini sekaligus menyiapkan talenta terbaik menuju level yang lebih tinggi,” ujar Iswahyudi.
Di luar kompetisi, PSSI Kabupaten Bogor juga menyiapkan program peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pada Mei 2026, akan digelar kursus Lisensi D bagi pelatih dengan biaya Rp500 ribu. Kegiatan ini ditargetkan diikuti sekitar 90 peserta dari wilayah Kabupaten Bogor.
Untuk perangkat pertandingan, kursus lisensi wasit C3 juga dijadwalkan berlangsung pada bulan yang sama sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas perwasitan di daerah.
Sementara pada sektor pembinaan prestasi, tim sepak bola Porprov putra dan putri Kabupaten Bogor disebut akan kembali menjalani latihan mulai pekan depan sebagai persiapan menghadapi agenda kompetisi tingkat provinsi. “Seluruh program ini merupakan komitmen kami dalam membangun ekosistem sepak bola yang berjenjang, mulai dari usia dini hingga peningkatan kualitas pelatih dan wasit,” kata Iswahyudi.
Dengan rangkaian agenda tersebut, PSSI Kabupaten Bogor berharap pembinaan sepak bola di Kabupaten Bogor dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan.