BERITA TERKINI
Program Lentera Jiwa di Bandung Barat Dorong ODGJ Pulih Kembali Produktif

Program Lentera Jiwa di Bandung Barat Dorong ODGJ Pulih Kembali Produktif

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menjalankan program Lentera Jiwa sejak 2022 di Desa Pangauban, Bandung Barat, sebagai upaya pemberdayaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telah pulih agar kembali produktif dan mandiri. Program ini merupakan kerja sama dengan Pemerintah Desa Pangauban serta Kelompok Desa Siaga Sehat Jiwa Pangauban.

Lentera Jiwa dirancang sebagai ruang pemulihan sekaligus pemberdayaan. Melalui program ini, ODGJ pulih didorong mengembangkan keterampilan, membangun kembali kepercayaan diri, dan terlibat dalam aktivitas produktif yang bernilai ekonomi.

Sejak dibentuk, kegiatan Lentera Jiwa berfokus pada produksi sejumlah produk kreatif, seperti mustofa pepaya, lilin aromaterapi yang dibuat dari limbah minyak mustofa, serta kerajinan tangan berbahan dasar eceng gondok. Produk-produk tersebut dipasarkan sebagai sumber penghasilan sekaligus menjadi bagian dari proses pemulihan dan penguatan kemandirian.

Dalam pelaksanaannya, para penyintas dilibatkan secara aktif mulai dari proses produksi hingga pengemasan. Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat rasa percaya diri dan kemampuan berinteraksi sosial di lingkungan masyarakat.

Local Hero Lentera Jiwa, Ating Nugraha, menyebut program ini turut memengaruhi cara pandang masyarakat terhadap penyintas. “Setelah adanya Program Lentera Jiwa saat ini masyarakat dan pemerintah di wilayah Pangauban ikut memberikan perhatian baik kepada Sahabat Jiwa itu sendiri maupun kepada keluarganya. Selain itu, Sahabat Jiwa diperlakukan sebagaimana masyarakat pada umumnya,” ujar Ating.

Hingga kini, Lentera Jiwa telah melibatkan 16 ODGJ yang telah pulih. Dari sisi ekonomi, kelompok ini mencatat omzet sekitar Rp15 juta per bulan dari penjualan produk yang dihasilkan.

Pertamina Patra Niaga Regional JBB menyatakan dukungan program dilakukan melalui pelatihan peningkatan kapasitas, pendampingan usaha, dan penguatan pemasaran produk. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, mengatakan Lentera Jiwa ditujukan untuk menciptakan dampak sosial yang inklusif. “Kami percaya setiap individu memiliki potensi untuk berkembang dan berdaya. Melalui program Lentera Jiwa, Pertamina ingin membuka peluang bagi ODGJ yang telah pulih untuk kembali percaya diri, mandiri, dan berkontribusi aktif di masyarakat,” ujarnya.

Program ini juga disebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 3 kehidupan sehat dan sejahtera, poin 8 pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta poin 10 berkurangnya kesenjangan.