Nama Victor Ma kian dikenal sejak tampil dalam drama Hidden Love sebagai Sang Yan. Lewat karakter kakak yang terkesan dingin namun perhatian, ia berhasil mencuri perhatian penonton dan memperluas popularitasnya.
Di luar dunia akting, Victor Ma memiliki rekam jejak yang beragam. Ia diketahui merupakan lulusan University of Southern California (USC) dan juga menekuni musik dengan warna hip-hop yang khas.
Perjalanan karier Victor Ma bermula dari ajang survival show The Coming One pada 2017. Dalam kompetisi tersebut, ia meraih posisi kedua, yang kemudian menjadi pintu masuknya ke industri hiburan China. Penampilannya di ajang itu disebut menonjol berkat kepercayaan diri dan musikalitas yang sudah terlihat sejak awal.
Masih pada 2017, Victor Ma memulai debut sebagai solois dengan merilis lagu “I Am Awake”. Setelah itu ia terus merilis karya-karya lain dan mengeksplorasi genre, dengan pengaruh budaya Amerika yang ia rasakan sejak kecil. Pada 2019 ia merilis EP pertamanya berjudul Untitled, disusul The Textbook pada 2020 yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai solois.
Di sisi pendidikan, Victor Ma tercatat pernah menempuh studi di USC, salah satu universitas ternama di Amerika Serikat. Ia juga memiliki pengalaman hidup berpindah kota sejak kecil, dari New York ke Shanghai, lalu ke Los Angeles. Pengalaman tersebut membentuk perspektif globalnya, termasuk dalam cara memahami musik dan hiburan dari latar budaya yang berbeda.
Selama masa studi, Victor Ma aktif mengikuti kompetisi musik dan terlibat dalam kegiatan teater. Aktivitas itu disebut ikut membangun fondasi kemampuannya sebagai performer, baik di atas panggung maupun di depan kamera.
Selain bermusik, Victor Ma menekuni akting melalui sejumlah proyek, termasuk serial web Detective Chinatown. Kiprahnya berlanjut hingga terlibat dalam film Detective Chinatown 3, yang menjadi salah satu langkah penting dalam memperluas eksposurnya di industri perfilman. Perhatian publik kemudian semakin besar ketika ia membintangi Hidden Love sebagai Sang Yan.
Victor Ma lahir di New York dan memiliki akar budaya China. Dalam musiknya, ia kerap memadukan elemen hip-hop Amerika dengan sentuhan Asia, serta dikenal berani bereksperimen dengan berbagai genre dan konsep. Di luar panggung hiburan, ia juga pernah bekerja di bidang desain produk di kantor pusat Adidas Global.
Sejumlah fakta lain turut melekat pada sosoknya. Ia disebut memiliki latar keluarga yang prestisius, termasuk ayah yang berprofesi sebagai arsitek ternama. Victor Ma juga kerap digambarkan sebagai pribadi yang ramah dan mudah bergaul oleh rekan sesama artis. Ia memiliki fandom bernama Rougamo, yang terinspirasi dari makanan favoritnya.
Hingga kini, Victor Ma terus menjaga eksistensinya di industri hiburan dengan aktivitas di musik, akting, dan variety show. Konsistensi berkarya serta latar pengalaman yang beragam membuat namanya tetap diperhitungkan di tengah persaingan yang ketat.

