BERITA TERKINI
Komposer James F. Sundah Meninggal Dunia di New York

Komposer James F. Sundah Meninggal Dunia di New York

Komposer sekaligus pencipta lagu legendaris James F. Sundah dikabarkan meninggal dunia di New York, Amerika Serikat, pada Kamis (7/5) waktu setempat. Kepergian pencipta lagu “Lilin-Lilin Kecil” itu menjadi kehilangan bagi industri musik Indonesia.

James F. Sundah dikenal luas melalui karya-karya yang melekat di ingatan pendengar lintas generasi dan turut mewarnai perjalanan musik nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, ia menjalani masa sulit setelah didiagnosis mengidap kanker paru-paru dan menjalani pengobatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan di Amerika Serikat. Ia juga disebut sempat berhenti merokok sebagai bagian dari upaya memperbesar peluang kesembuhan.

Kondisi kesehatannya kemudian menurun ketika sel kanker dilaporkan menyebar ke organ liver dan tulang. Meski demikian, James tetap berkarya hingga masa-masa terakhir hidupnya.

Salah satu karya terakhir yang disebut sempat ia ciptakan adalah lagu berjudul “Seribu Tahun Cahaya”, yang dipersembahkan untuk sang istri. Lagu tersebut dibawakan oleh Claudia Emmanuela Santoso.

Sepanjang kariernya, James F. Sundah kerap dikaitkan dengan perjalanan sejumlah musisi Indonesia. Sentuhan musikalnya disebut pernah hadir dalam lagu-lagu yang dibawakan Chrisye, Ruth Sahanaya, hingga Nicky Astria. Ia juga diketahui pernah menjalin kolaborasi dengan band rock Scorpions.

Selain berkarya, James disebut aktif memperjuangkan hak-hak musisi dan pencipta lagu, khususnya terkait sistem royalti musik agar lebih adil. Upaya tersebut membuatnya dikenal tidak hanya sebagai musisi, tetapi juga sebagai figur yang konsisten menyuarakan kesejahteraan para pencipta lagu.

Dedikasinya di bidang budaya dan musik juga pernah mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Di bawah kepemimpinan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung, James F. Sundah dianugerahi penghargaan Maestro Budaya Nusantara.

Jenazah James F. Sundah direncanakan dimakamkan pada Senin (11/5) di St. John Cemetery, New York. Meski telah berpulang, karya-karyanya disebut akan terus hidup dan dikenang oleh masyarakat Indonesia.