Ratusan pelajar SD/MI sederajat dari berbagai kecamatan di Banyuwangi mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini digelar di Aula Korwilkersatdik Singojuruh, Sabtu (09/05/2026).
Ajang yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta kemampuan di bidang seni dan sastra.
Plt Kepala Dispendik Banyuwangi, Alfian, menyampaikan bahwa FLS3N merupakan program strategis untuk mengembangkan minat dan bakat peserta didik sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk meningkatkan apresiasi terhadap seni dan sastra Indonesia.
“FLS3N menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, serta apresiasi terhadap seni dan sastra Indonesia. Tujuannya mewujudkan pelajar yang inovatif, berdaya saing, dan tetap berakar pada budaya bangsa,” ujar Alfian.
Dalam pelaksanaan tahun ini, sebanyak 276 peserta dari 25 kecamatan hadir mewakili wilayah masing-masing. Para peserta bersaing untuk menjadi yang terbaik dan berpeluang melaju ke tingkat Provinsi Jawa Timur.
Terdapat tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, meliputi lomba tari yang diikuti 33 peserta atau 11 tim, pantomim 46 siswa atau 23 tim, kriya 23 peserta, gambar bercerita 25 peserta, menyanyi solo 25 peserta, sastra menulis cerita 24 peserta, serta mendongeng yang diikuti 24 peserta.
Suasana kompetisi berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta tampil percaya diri menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan pendamping.
Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kabid SD Dispendik Banyuwangi Sutikno, Kasi Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) SD Dispendik Banyuwangi Erpandi, Korwilkersatdik Singojuruh, K3S Singojuruh, serta jajaran Forkopimka setempat.