Band rock Vietnam, Picker Band, resmi memulai debutnya di pasar musik Vietnam pada 15 April di Hanoi melalui lagu “Lost Map”. Lirik lagu tersebut menggambarkan pencarian yang terus berlangsung, kompas yang berputar ke arah tak menentu, serta keyakinan yang perlahan memudar—sebuah potret tentang keraguan dan rasa tersesat.
“Lost Map” menjadi bagian dari EP berjudul sama yang berisi tiga lagu. Karya ini disusun sebagai rangkaian perjalanan emosional yang berkelanjutan: dari momen seorang pria menyadari dirinya tersesat, berlanjut ke proses menghadapi luka batin, hingga mencapai penerimaan dan tekad untuk melangkah maju.
Peluncuran EP ini sekaligus menandai lahirnya Picker Band sebagai grup yang mengikuti model Authentic Band, yakni setiap anggota tampil langsung memainkan instrumen mereka. Para personelnya disebut telah memiliki pencapaian di bidang masing-masing sebelum bergabung dalam proyek ini.
Picker Band dipimpin oleh Hung Cuong, pemain drum sekaligus dosen di Akademi Musik Nasional Vietnam, dengan Mau Nuoc sebagai vokalis utama. Formasi lainnya mencakup penyanyi Duong Tran Nghia, pemain keyboard Hoang Anh Minh, gitaris Hoa At dan Huu Hoang, serta pemain bass An Thien.
Secara musikal, band ini menekuni Rock dan Soft Rock dengan pendekatan yang digambarkan mentah, sederhana, dan kaya narasi. Mereka menghadirkan suara orang-orang yang telah melewati berbagai pengalaman naik turun dan memilih untuk bangkit kembali.
EP “Lost Map” disebut sebagai pengantar paling jelas terhadap arah musikal tersebut. Alih-alih membangun klimaks besar, lagu-lagunya mempertahankan ritme yang stabil, memberi ruang bagi emosi berkembang secara mendalam. Tema utama yang diangkat adalah disorientasi—sebuah perasaan yang dinilai tidak baru, namun disampaikan kembali dengan cara yang lebih mudah dipahami dan lebih dewasa. Dalam narasi ini, musik menjadi pegangan untuk menavigasi kegelapan menuju kebebasan.
Hung Cuong sebelumnya tercatat terlibat dalam sejumlah band. Bersama Ngu Cung, ia menghadapi tantangan besar sebagai drummer di band rock yang dikenal luas. Di Rhapsody Philharmonic, yang melibatkan orkestra beranggotakan lebih dari 40 orang, ia mengaku semakin menyadari tanggung jawab yang menuntut organisasi, koordinasi, dan disiplin. Setelah itu, ia membentuk I Teu—proyek yang tidak berlangsung lama, tetapi disebut memberinya inspirasi untuk terus merintis proyek-proyek baru.
Dalam proyek Mau Nuoc, Hung Cuong menjalankan peran sebagai drummer, manajer, sekaligus pemimpin. Sementara di Picker Band, ia memimpin formasi yang disebut beranggotakan orang-orang dengan pengalaman hidup yang beragam. Setiap personel membawa kisahnya sendiri, lalu bersama-sama mengolahnya menjadi musik.