Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tengah mengkaji rencana pemanfaatan Stadion Gelora Batoro Katong sebagai lokasi penyelenggaraan konser musik. Wacana ini dinilai berpotensi menggerakkan perekonomian daerah, namun di saat yang sama pemerintah daerah juga mempertimbangkan perlindungan rumput stadion yang baru direvitalisasi sesuai standar FIFA.
Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo saat ini menelaah usulan dari sejumlah event organizer (EO) yang ingin menggelar konser musik di stadion tersebut. Usulan itu muncul karena Ponorogo disebut belum memiliki venue berkapasitas besar untuk penyelenggaraan konser.
Kepala Disbudparpora Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, menyampaikan bahwa konser di stadion berpeluang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pemanfaatan aset pemerintah.
“Kami masih melakukan kajian secara menyeluruh. Di satu sisi, penyelenggaraan konser dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan menambah pendapatan daerah. Namun, kami juga harus memastikan kondisi rumput stadion tetap terjaga sehingga fungsi utamanya sebagai sarana olahraga tidak terganggu,” ujar Judha.
Hingga kini, Pemkab Ponorogo belum mengambil keputusan terkait penggunaan Stadion Gelora Batoro Katong sebagai lokasi konser. Sejumlah aspek masih menjadi pertimbangan, termasuk mekanisme perlindungan rumput stadion agar tidak mengalami kerusakan selama kegiatan berlangsung.
Selain menyusun skema penggunaan stadion, Pemkab Ponorogo juga melakukan studi ke sejumlah daerah yang telah lebih dahulu mengizinkan penyelenggaraan konser di stadion. Hasil studi tersebut akan dijadikan salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan ke depan.
Pemkab Ponorogo berharap dapat menemukan formula yang tepat agar Stadion Gelora Batoro Katong dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, termasuk konser musik, tanpa mengurangi fungsi utamanya sebagai fasilitas olahraga. Rumput stadion yang direvitalisasi pada 2024 sesuai standar FIFA disebut perlu dijaga kualitas dan kondisinya.