Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk merilis rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke-1089. Agenda peringatan disiapkan sejak awal April hingga Juni 2026, mencakup kegiatan budaya, religi, olahraga, serta ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Kominfo Pemkab Nganjuk, Subani, mengatakan peringatan hari jadi dirancang agar tidak sebatas kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum kebersamaan yang memeriahkan suasana dan membangkitkan semangat “Nganjuk Melesat”. Pernyataan itu disampaikan pada Kamis (9/4).
Rangkaian acara dimulai pada 1 April melalui Lomba Konten, dilanjutkan dengan Lomba Paduan Suara. Puncak kegiatan dijadwalkan pada 10 April berupa Upacara Peringatan Hari Jadi di Alun-Alun Kabupaten. Sejumlah agenda lain juga disiapkan, antara lain Kalianyar Specta Carnival, Gebyar Bazar UMKM, serta Street Parade Marching Band tingkat provinsi.
Subani menjelaskan kegiatan tersebut disusun agar dapat dinikmati berbagai lapisan masyarakat, mulai anak-anak hingga orang tua, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah.
Selain hiburan, peringatan hari jadi juga memuat kegiatan bernuansa budaya dan religi. Agenda yang direncanakan meliputi istigasah, tahlil, doa bersama, ngaji bareng bersama ulama, hingga prosesi adat seperti Manusuk Sima dan Bedol Pusoko yang disebut sebagai tradisi turun-temurun.
Menurut Subani, rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan kearifan lokal serta nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Bumi Anjuk Ladang.
Bidang pendidikan dan olahraga turut dilibatkan melalui berbagai perlombaan dan kejuaraan. Kegiatan yang direncanakan antara lain lomba menulis aksara Jawa, mendongeng bahasa Jawa, festival olahraga tradisional, turnamen bulutangkis, serta ajang tingkat nasional seperti FLS2N dan OSN.
Dengan mengusung semangat “Nganjuk Melesat”, Pemkab Nganjuk berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan sukses, sekaligus mencerminkan kekompakan masyarakat dalam menyambut usia Kabupaten Nganjuk yang ke-1.089 tahun.