Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) langsung mempercepat persiapan atlet setelah jeda Ramadan dan Idul Fitri. Langkah ini dilakukan untuk menghadapi rangkaian agenda nasional hingga internasional yang dinilai padat sepanjang 2026.
Ketua Umum PB ABTI Zulfydar Zaidar Mochtar menekankan pentingnya konsistensi latihan bagi atlet bola tangan di seluruh Indonesia. Ia meminta para atlet terus berlatih untuk menghadapi berbagai kejuaraan, mulai dari ajang tingkat kota dan provinsi hingga kejuaraan nasional serta event internasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Zulfydar saat bersilaturahmi dengan jajaran KONI Pusat pada Kamis (9/4/2026). Menurutnya, sejumlah agenda sudah menanti, di antaranya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) antar pelajar di Surabaya, Kejurnas senior di Medan, serta PON Olahraga Pantai yang direncanakan berlangsung di Jakarta.
Zulfydar menilai PON Olahraga Pantai memiliki peran penting sebagai wadah pembinaan atlet nasional. Ia juga menyebut ajang itu dapat menjadi momentum setelah Timnas bola tangan Indonesia batal tampil di Asian Beach Games di China.
PB ABTI berharap daerah-daerah mulai bersiap mengirimkan atlet terbaik ke PON Olahraga Pantai yang dijadwalkan pada Oktober 2026 di Jakarta. Zulfydar juga menunggu kepastian surat resmi dari KONI Pusat yang ditargetkan terbit pada Mei.
Di sisi pembinaan, PB ABTI menyiapkan program untuk level junior dan senior. Atlet junior bola tangan indoor diproyeksikan menuju Kejurnas pada Juni 2026 di Surabaya, sementara atlet senior ditargetkan tampil maksimal pada Kejurnas di Sumatera Utara.
Selain agenda kompetisi, PB ABTI juga menyiapkan agenda organisasi. Musyawarah Nasional (Munas) yang semula direncanakan pada Agustus 2026 diputuskan mundur menjadi Oktober 2026. Zulfydar menyatakan perubahan jadwal itu dilakukan agar seluruh agenda event dapat diselesaikan terlebih dahulu.
PB ABTI turut merencanakan pelatihan Technical Delegate (TD), wasit, dan pelatih sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas ekosistem bola tangan nasional. Menanggapi rencana tersebut, Sekretaris Jenderal KONI Pusat Tb. Lukman Djajadikusuma menyatakan dukungan dan menilai pelatihan perangkat pertandingan penting untuk mendorong prestasi atlet.
Lukman juga memastikan bola tangan pantai akan dipertandingkan di PON Olahraga Pantai bersama cabang lain seperti voli pantai dan basket pantai. Ia menyebut surat pemberitahuan resmi direncanakan dikirim pada Mei agar daerah memiliki waktu persiapan yang lebih matang.