Parade Hujan, proyek kolaborasi yang melibatkan Is Pusakata bersama personel Payung Teduh, tengah menyiapkan langkah menuju album berikutnya. Setelah dikenal lewat karya-karya bertema relasi dan asmara yang melekat pada nama-nama seperti Payung Teduh maupun Pusakata, mereka kini mencoba menghadirkan arah baru dalam musik dan lirik.
Parade Hujan sempat dianggap sebagai “Payung Teduh dengan kemasan berbeda” karena kedekatan rasa musikal yang ditawarkan. Namun, Is, Ale, dan Ivan menyatakan keinginan untuk tidak berhenti pada persepsi tersebut. Mereka ingin berkembang dan tidak terjebak dalam kotak yang dibentuk oleh ekspektasi pendengar.
“Kita merasa pengen musik yang baru gitu mau berkembang. Kalau kita begitu terus ini jadi suara kita apa suara orang nih. Kita gak mau dikotakkan sama orang,” ujar Ale, drummer Parade Hujan, Kamis (4/6/2026).
Sejauh ini, Parade Hujan sudah merilis empat lagu yang disebut memiliki sentuhan berbeda dibandingkan karya-karya mereka sebelumnya. Jika pada masa Payung Teduh tema cinta kerap menjadi pusat cerita, Parade Hujan kini bergerak ke tema yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dua lagu terbaru mereka, Cahaya dan Laju, menjadi contoh perubahan tersebut. Ale menjelaskan Cahaya berangkat dari gagasan bahwa dunia tidak selalu gelap, sebab selalu ada terang yang bisa dilihat jika seseorang mau menoleh ke arahnya. “(Tentang Cahaya) kayak selama ini orang merasa dunia tuh gelap aja padahal ada cahaya. Ada matahari setiap hari, tapi mungkin kitanya aja yang gak menghadap ke sana,” kata Ale.
Sementara itu, Ivan menyebut Laju mengambil cerita yang lebih membumi, menggambarkan rutinitas sederhana sejak bangun tidur hingga memulai aktivitas harian, termasuk rasa malas yang kerap muncul. “Kalau Laju itu bukan tentang keresahan kayak tadi. Tapi lebih ke kegiatan gitu bangun tidur tuh harus minum air putih dan lain-lain gitu, ke kamar mandi tuh rasanya berat gitu,” ujar Ivan, gitaris Parade Hujan.
Dalam proyek ini, para personel juga disebut turut menyumbangkan lagu dari gagasan masing-masing. Is menambahkan, mereka masih menyiapkan dua lagu baru lagi untuk melengkapi album. “Kita gak mau terfokus sama satu single aja. Terlalu cinta dengan satu lagu aja kan sebenarnya gak baik, jadi kita bagi-bagi makanya membuat album,” tutur Is.
Dengan eksplorasi tema dan warna musik yang lebih luas, Parade Hujan menandai fase baru dalam perjalanan mereka menuju perilisan album selanjutnya.