Publik musik Indonesia menyaksikan peluncuran sebuah proyek yang mempertemukan akademisi, pemikir, dan musisi rock dalam satu panggung di kawasan Kota Baru Parahyangan, Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, MAHARYA memperkenalkan album debut bertajuk CITRAYUDA. Karya ini mengangkat tema budaya, kebangsaan, dan identitas Indonesia melalui medium musik.
Di tengah perkembangan industri musik yang terus berubah, MAHARYA hadir sebagai kolektif yang beranggotakan akademisi dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari teknologi informasi, penelitian budaya, sastra, hingga filsafat. Kelompok ini membawa visi untuk mengangkat kembali nilai-nilai kebangsaan yang terinspirasi dari warisan pemikiran dan manuskrip Indonesia.
Melalui musik, MAHARYA menerjemahkan gagasan-gagasan tersebut ke dalam komposisi yang memadukan unsur rock dengan tema sejarah, budaya, dan nasionalisme.
Album CITRAYUDA turut menarik perhatian karena melibatkan sejumlah musisi yang telah dikenal di industri musik Indonesia. Di lini depan terdapat Satrio Angga, pendiri sekaligus penggagas MAHARYA yang berperan dalam pengembangan proyek ini.
Formasi band juga diperkuat oleh Iram U’Camp, gitaris yang dikenal melalui kiprahnya bersama U’Camp serta kontribusinya di dunia musik rock Indonesia.