Performa Rafael Leao bersama AC Milan tengah menjadi sorotan. Kekalahan telak 0-3 dari Udinese pada Sabtu malam disebut menjadi puncak kekecewaan publik, terutama karena lini serang Rossoneri dinilai tumpul dalam beberapa laga terakhir.
Situasi tersebut memicu reaksi keras dari pengamat sepak bola senior Paolo Di Canio. Melalui Sky Sport, mantan pemain Serie A itu menyampaikan kritik tajam terhadap Leao, dengan menyinggung aktivitas sang pemain di luar lapangan.
Di Canio menilai Leao telah kehilangan fokus serta rasa lapar untuk meraih prestasi sejak membantu AC Milan menjuarai liga empat tahun lalu. Ia menekankan bahwa tuntutan bagi seorang penyerang sangat besar, termasuk kemampuan melepaskan diri dari pengawalan, berlari, hingga membantu pertahanan.
“Pekerjaan seorang penyerang tengah sangatlah besar di kategori mana pun, Anda harus melepaskan diri dari pengawalan, berlari, dan membantu pertahanan,” kata Di Canio.
Ia juga menilai tidak semua pemain mampu memenuhi tuntutan tersebut karena bergantung pada karakteristik masing-masing. Namun, Di Canio menegaskan energi seorang pemain seharusnya tidak banyak terkuras untuk kegiatan di luar sepak bola.
“Memang benar bahwa kehidupan pribadi adalah hal lain, namun energi Anda tidak seharusnya dihabiskan untuk merekam lagu atau melakukan peragaan busana,” ujarnya.