Nu Skin Enterprises Inc. mengumumkan ketersediaan perangkat wellness Prysm iO untuk konsumen di Amerika Serikat. Perangkat portabel ini dirancang untuk mengukur kadar karotenoid pada kulit sebagai indikator status antioksidan, dan disebut akan diluncurkan di pasar Nu Skin lainnya dalam beberapa bulan mendatang.
Menurut keterangan perusahaan, Prysm iO melakukan pemindaian ujung jari selama 15 detik menggunakan teknologi pemindaian kulit untuk mengukur karotenoid. Karotenoid merupakan antioksidan yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran, yang digunakan tubuh untuk berbagai fungsi kesehatan.
Prysm iO mengandalkan Spectral Rai Technology yang diklaim mampu menangkap lebih dari 700.000 pengukuran absorpsi hiperspektral pada setiap pemindaian. Data tersebut kemudian diproses dengan algoritma AI untuk menghasilkan Nutrition Health Score. Nu Skin menyatakan platform ini merujuk pada basis data yang mencakup lebih dari 20 juta pemindaian antioksidan.
Presiden dan CEO Nu Skin, Ryan Napierski, menyebut peluncuran Prysm iO sebagai bagian dari upaya perusahaan menghadirkan wellness yang dipersonalisasi.
Nu Skin juga menyoroti hasil studi klinis yang dipimpin Dr. Zoe Draelos dan dipublikasikan dalam Food and Nutrition Journal. Studi tersebut mengevaluasi 97 peserta dari berbagai demografi dan jenis kulit, dan melaporkan pengukuran Prysm iO berkorelasi dengan kadar serum darah (R² = 0,75–0,77). Studi itu juga menyebutkan akurasi yang konsisten pada berbagai jenis kulit serta hasil yang dapat direproduksi di berbagai perangkat.
Perangkat ini terintegrasi dengan sejumlah produk suplemen Nu Skin, termasuk LifePak, MYND360 Mind Full, Beauty Focus Collagen+, ageLOC Youth, Pharmanex Eye Formula, dan G3.
Prysm iO dibanderol US$375 dan tersedia melalui situs nuskin.com. Nu Skin beroperasi di hampir 50 pasar di seluruh dunia dan menawarkan produk perawatan pribadi, nutrisi, serta anti-penuaan melalui model penjualan afiliasi.
Di sisi pasar, saham Nu Skin diperdagangkan pada level US$7,41 dan tercatat turun 23% secara year-to-date. Perusahaan disebut mempertahankan margin laba kotor 69% serta membukukan pendapatan tahunan sebesar US$1,49 miliar. Nu Skin dijadwalkan melaporkan pendapatan kuartalan berikutnya pada 6 Mei 2026.

